24 Hours

24 Hours

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 31, 2022
TERBIT SETIAP KAMIS Berprofesi sebagai apoteker adalah impian dari seorang Adinda Azzahra Syamira yang ingin menjadi pelayan masyarakat di bidang kesehatan tapi enggan untuk berurusan dengan darah. Namun, sesosok laki-laki bernama Raga Dwitama Tenggara tiba di apoteknya dengan tubuh yang mengalami pendarahan serius. Apalagi ketika laki-laki itu pingsan secara instan di depan apoteknya. Adinda yang membenci darah, terpaksa harus bertemu dengan hal yang ia benci dari sesosok yang pernah membuatnya penasaran setengah mati. NB: 1. Cerita ini mengandung adegan dan kata-kata kasar di beberapa bagian. Jika mengganggu, harap di sudahi saja. 2. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh, lokasi, dan kejadian jika ada yang mengalami. All Rights Reserved ©Maret, 2022
All Rights Reserved
#886
pertemuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • One Day With Linka (COMPLETE)
  • PROMPTER: Cinta dalam Ketidaksempurnaan
  • Rekal Rara [END]
  • ADINDA
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • Bendahara Vs Bad Boy [Terbit]
  • Relationshit! (END)
  • Love Algorithm At Midnight
  • Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi)

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines