SEMESTA DAN TAKDIR

SEMESTA DAN TAKDIR

  • WpView
    Membaca 24
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadDewasaLengkap Sel, Mei 3, 2022
WpInfo
Fiksi Penggemar
FOLLOW DULU SEBELUM BACA. JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SAAT MEMBACA. JAUHI SIKAP PLAGIAT HARGAI PENULIS. "jadilah bumi yang meski diinjak injak tetap hakikatnya manusia butuh bumi" "Sebahagianya aku bersamamu tetaplah takdir tuhan tak dapat kuubah bagaimana kau adalah milik takdir dimana takdirnya tidak pernah ada aku dalam akhir takdirmu" Bumi "jangan pergi bumi." "aku ingin kau tetap di sampingku." "aku butuh kamu bumi" "aku hanya kebutuhan mu dimana pada akhirnya kaulah yang akan pergi berbahagia" "sakitku terima hancur kurasakan, namun akupun tak dapat berkata saat kulihat kau lebih bahagia bersamanya" "kita hanya sekedar saling membahagiakan bukan memiliki hingga akhir waktu" "karena meski semesta mendukung tapi takdir menarikmu jauh dariku" .........
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Winter
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Langit Malam
  • Only You [Slow Update]
  • WHO ?
  • YEON ^26^
  • ARABELLA [Hiatus]
  • Matahari Di Atas Samudera ✔
  • [END] A Match Made in Chaos
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan