ZELIN untuk ARDAN ✔

ZELIN untuk ARDAN ✔

  • WpView
    Leituras 59,509
  • WpVote
    Votos 2,980
  • WpPart
    Capítulos 52
WpMetadataReadConcluída qui, abr 21, 2022
FOLLOW DULU BARU BACA!! "Zelin ngak mau nikah Mak!! Jangan paksa Zelin atau Zelin bakal loncat!!" Ancam Zelin memegang erat erat pinggiran pembatas rooftop. "Loncat aja kalau berani. Bunda juga bakal ringan bagi harta gono gini ngak perlu dibagi," kekeh Tia tersenyum mengejek sambil tersedekap dada. "Sumpah demi dewa, Mamak nyebelin banget!!" Teriak kesal Zelin membuang muka tidak mau menatap Tia yang selalu saja menang darinya. "Bunda ngelakuin ini juga buat kebaikan kamu, sayang." Guman Tia meninggalkan putrinya sendiri terlebih dahulu. Noting:banyak taburan perkataan kasar dan publis setiap hari kecuali sabtu dan minggu. Publis:5-2-22 Ending:17-3-22
Todos os Direitos Reservados
#5
zelin
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • It's World. (ON GOING)
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • ALZEA
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • Crazy Marriage
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • CEO's Authority || Wewenang Ceo
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

Risih. Itu yang dia rasakan sekarang, di umurnya yang masih terbilang sangat kecil itu, sudah sering sekali mendengar pertengkaran antara dua orang dia sayangi, yaitu, Ayah dan Bunda nya. Menangis? Tentu tidak. Dia hanya menatap dengan penuh tanda tanya di pikiran nya. Entah sampai kapan ini akan terjadi di kehidupannya. Pergi. Hanya itu yang kakak beradik itu pikirkan, pergi dari pertengkaran kedua orang tuanya. "Kita cerai!!! " Teriak Ayah seketika membuat mata kaka beradik itu melotot. "Oke kita cerai! Saya udah muak dengan kelakuan mas! Tapi, anak anak ikut dengan saya! " Balas Bunda tak kalah marah. "Gak yah! Gak bun! Kalian gak boleh cerai! Kalian masih punya anak kecil yang butuh kasih sayang! " Sela kaka tertua dari mereka bertiga. "Udahlah Farel! Lagian kamu bukan anak kandung ayah kamu ini, jadi gak usah ngehalang halangin dia! " Jawab bunda tidak mengalihkan pandangan nya. "Bunda kamu benar. Kamu tidak usah larang kami. Dan untuk Sayang, dia akan bahagia pastinya. " Jawab ayah penuh penekanan. "Bukan masalah kami berdua Bun, Yah. Marina sama kak Farel udah gede, bisa jaga diri. Tapi kalo Sayang? Dia masih dalam masa pertumbuhan. Dan Bunda. Aku, Sayang, sama Kak Farel emang beda bapak. Bukan berarti Kak Farel gak berhak larang kalian toh? " Jelas Marina hendak mengurungkan niatan kedua orang tuanya. "Kita akan tetap cerai! " Jawab Ayah yang di lajutkan kepergian nya. Apa yang ada dipikiran kalian? Sesuatu yang indah? Bahkan ini mimpi buruk yang ingin segera bangun dari tidur. Tapi apa? Ini keyataannya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo