Abhipraya

Abhipraya

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 31, 2022
Orang-orang mungkin berpikir aku sedikit gila. "Bagaimana mungkin kau masih berada di tempat yang sama saat dia telah pergi selamanya?" Aku hanya tersenyum saat mendengar pertanyaan itu, karena perasaan adalah sesuatu yang sulit dijelaskan. Bagiku dia tidak pergi atau pun mati, dia hanya tengah berkelana menungguku di tempat lain, sampai saat itu tiba, kami akan bergandengan tangan sambil tertawa bersama. *** Cerita sangat pendek'-'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stranger | Orine
  • [END] Thanks For Your Memories
  • My Husband
  • CINTA DALAM DIAM
  • 923 KM
  • ME VS PARA MANTAN
  • my devil is my love
  • GENTAWA✓
  • Hei... Mr. Airplane
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)

Saat dua orang pernah begitu dekat, berbagi tawa dan juga cerita, tetapi seiring berjalannya waktu, jarak menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Tanpa disadari, hubungan itu perlahan terkikis oleh kehidupan yang terus berjalan. Keheningan yang canggung saat berpapasan, atau bahkan upaya menghindari satu sama lain, hanyalah konsekuensi alami dari sebuah kedekatan yang tak lagi memiliki tempat. "Berharap ada persimpangan yang kembali mempertemukan kita, bukan suatu yang salah kan?"-Erine. Pada akhirnya, hanya sebuah harapan yang tersisa, berharap pada takdir yang pernah menjauh kan untuk kembali mendekatkan. "Aku berhenti, disaat kamu masih berjalan di arah yang sama" -Oline.

More details
WpActionLinkContent Guidelines