SAY SARANGHAE

SAY SARANGHAE

  • WpView
    LETTURE 944
  • WpVote
    Voti 31
  • WpPart
    Parti 30
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, apr 11, 2026
Menikah dengan seseorang yang masih belum usai dengan masa lalunya adalah hal yang menyakitkan. Membangun Rumah Tangga sendirian tanpa adanya Imam adalah hal yang mustahil dilakukan. Jatuh cinta sendirian itu juga sama menyakitkannya. Tak ada kasih sayang dalam kehidupan pernikahannya. Hanya air mata dan kesedihan yang mewarnai kehidupannya setelah menikah. Kehadiran masa lalu membuat pernikahannya semakin nelangsa. Tak dianggap, diabaikan, tak dicintai itu sangat menyakitkan padahal dia sudah melayani sebagaimana selayaknya seorang istri. Rasa cinta dan sayang tak didapatkannya dari sang suami sebab pemuda itu masih berkutat sibuk dengan masa lalunya. Ingin menyerah dan mengakhiri semuanya tapi dia sudah berjanji akan membersamai pemuda itu sampai kapanpun. Ingin terus melanjutkan pernikahan tapi sama sekali tak dianggap keberadaannya. Akankah gadis itu tetap bertahan dengan Rumah Tangga yang tak sempurna atau memilih menyerah dan mengakhiri segalanya?
Tutti i diritti riservati
#365
baper
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Dilema Cinta
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Dia Suamiku (ENDING)

Jika belum selesai dengan masalalu mengapa melangkah lagi memulai kehidupan dengan orang yang baru, justru sakit ketika kita memulai kehidupan yang kita kira nantinya akan indah bersama keluarga baru nyatanya salah, kita selalu dibandingkan, tidak diterima baik di keluarganya, pura-pura tersenyum tentu saja ia lakukan walaupun harus menahan rasa sakit,jika tidak permintaan Papa untuk menikah mana mungkin perempuan itu mau menikah dengan laki-laki anak satu, yang saat itu statusnya duda, seharusnya pengantin baru lagi indah-indah nya honeymoon kan?.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti