HUJAN
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 1, 2022
"Bisakah kamu menjadi hujan untukku?" Seorang lelaki tertunduk lesu di hadapan gadis yang tengah tersenyum manis. "Kamu lupa? Sejak dulu aku adalah hujan." Timpal sang gadis. "Tapi setiap kali hujan hadir, kamu selalu menepi." Lanjutnya. "Aku tidak menepi." Elak Lelaki tersebut. "Ya, benar kamu memang tidak menepi. Kamu berada di tengah tengah guyuran hujan, tapi payung dan jas hujan melindungimu." "Aku harus bagaimana lagi?" "Jangan meminta hujan ketika kamu tidak ingin terkena cipratannya. Jangan main hujan-hujanan ketika kamu takut kebasahan. Jangan meminta hujan ketika kamu takut sakit karenanya." Gadis tersebut berkata sambil menepuk pelan kepala Sang Pria sebelum berlalu.
All Rights Reserved
#176
aditya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • I Hate Rain
  • Story In The Rain
  • Hujan Dan Rindu
  • My Cold Boy (Tamat)
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • Hilang.
  • Love After Rain [ TERBIT ]
  • Haters and Lovers of Rain [END]

Elia sangat menyukai hujan, namun tanpa sengaja ia bertemu dengan seseorang bernama Zergan yang sangat membenci hujan. Elia sendiri tidak tahu kenapa Zergan membenci hujan. Dan entah kenapa semesta selalu mempertemukan mereka. Lambat laun Elia menegetahui penyebab Zergan membenci hujan, ia ingin menolongnya. Namun semesta juga yang memisahkan mereka. ~~~~~ Lia pun menoleh ke arah Zergan berada. "Zz-erg-gan." Ia sangat terkejut dengan keadaan Zergan sekarang. Tanggannya bergetar, matanya me-merah, mukanya pucat. Lia sangat panik melihat kondisi Zergan. Sebelumnya ia tidak pernah melihat Zergan seperti ini. Zergan yang gagah yang selalu berdiri dengan bangganya. "ZERGAN lo kenapa?" Panik Lia. Zergan tidak menjawab. Ia mengepal kuat tangannya dengan matanya yang seperti ingin menangis. Lia mendekati Zergan. Ia memegang tangan Zergan "LO KENAPA?" Lia bingung apa yang sebenarnya terjadi dengan Zergan saat ini. Zergan menatap Lia dengan mata yang sendu ~~~~~ "El semua hal kecil yang kamu lakukan mengingatkanku. Mengapa aku bisa jatuh cinta padamu dan saat kita berpisah. Aku merindukanmu. Ketika aku memejamkan mata dan yang aku lihat hanyalah kamu dan hal-hal kecil yang kamu lakukan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines