3 Birds

3 Birds

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 17, 2022
"Gue gak nyangka kalau bakal begini, semuanya terasa mustahil banget buat gue jalanin" -Naren "Lo kira kita tahu kalau bakal kayak gini? Kita sama-sama gatau na." -Jendra "Jalanin dulu sama semua ketidak pastian itu, lalu coba untuk beradaptasi pada hal yang gak sesuai ekspektasi, karena memang gak semua hal itu harus sejalan sama apa yang kita harapkan." -Mahen Sebuah persaudaraan memang tak akan pernah bisa untuk terus selamanya bersama, akan ada saat dimana masing-masing dari mereka memilih jalannya sendiri. Karena tiap manusia memiliki arah, tujuan, bahkan panjang/lamanya sebuah perjalanan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • 2. How to share?
  • All Of Us
  • best friend and twilight
  • 𝐅𝐚𝐤𝐞 𝐍𝐞𝐫𝐝 - 𝐉𝐚𝐞𝐦𝐫𝐲𝐮
  • F A T E |NA Jaemin|
  • GEVRONZ
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • HANYA JIKA
  • Hukum Cinta || OhmNanon

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines