METAMORFOSIS

METAMORFOSIS

  • WpView
    Odsłon 608
  • WpVote
    Głosy 421
  • WpPart
    Części 9
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., kwi 10, 2022
WpInfo
Fikcja
Romans
"Mana sih yang namanya Aruna?" Zein bertanya pada Dhafi, mereka duduk di sudut lapangan, sekaligus memperhatikan adik kelas yang sedang berolahraga. Mata tajam Dhafi dengan cepat menyapu seluruh lapangan basket, "yang itu." Dhafi menunjuk seorang siswi yang susah payah mengatur napas, tubuh besarnya terlihat mencolok diantara siswa lain. Zein mengikuti arah telunjuk Dhafi dengan matanya, tawa keras keluar dari mulut Zein saat melihat Aruna, membuat siswa yang sedang berolahraga mengalihkan fokusnya kepada Zein. "Hahahaaa kok ada ya cewek yang masih percaya diri datang ke sekolah dengan tubuh gede kayak truk gitu," Zein memegangi perutnya yang sakit karena tertawa terlalu keras. "Merusak pemandangan tau gak," Zein melanjutkan tawanya, mengusap air mata yang keluar di ujung matanya. "Lo jangan ngomong gitu Zein," Dhafi melirik Aruna, dia merasa bersalah sudah membuat Aruna menjadi bahan olokan Zein. "Lah kenapa, kan yang gue bilang juga kenyataan, apa salahnya," Zein membela diri. Aruna menundukan kepapanya, dia dengan sangat jelas mendengar percakapan Zein dan Dhafi, Aruna mengabaikan bisikan teman - teman tentang dirinya. Aku punya salah apa ya sama dia, kenapa dia membicarakan aku seolah aku pernah punya salah? Apa punya tubuh yang besar merupakan sebuah kesalahan? Apa punya fisik yang tidak sempurna adalah sebuah kesalahan? Aruna menengadahkan kepala, menatap langit berusaha menahan air mata agar tidak keluar, menyalahkan takdir yang sudah ditetapkan untuknya. Kenapa aku dilahirkan seperti ini?
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#170
insecure
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Aerilyn
  • KEPERGIAN SENJA
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Arsyilazka
  • Milova
  • Arunika
  • Sweet Combat
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści