Ambil dan Mati! (On Going)

Ambil dan Mati! (On Going)

  • WpView
    OKUNANLAR 56
  • WpVote
    Oylar 65
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Şub 7, 2022
Sebuah kisah kehidupan, belajar dari alam. Kebahagiaan dapat tumbuh melalui kebermanfaatan kita untuk saudara kita. Ambil, lalu Mati! Lho kok serem ya judulnya. xixixi Ini bukan cerita horror kok. Sampul sama judulnya aja yang serem, cerita nya dijamin ga bakal bikin merem (ngantuk). Stay and enjoy! Selamat Membaca! Atribusi Creative Commons (CC) Boleh di upload ulang dengan menyertakan sumbernya. Hak Cipta sepenuhnya dimiliki oleh Author @agungpraz31
Creative Commons (CC) Alıntı
#9
nasihat
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • RED CITY : ISOLATION
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Self Injury's(complete)✔
  • TITIPAN HATI (END)
  • QODARULLAH
  • Marriage Contract (Lingorm)

Ini tentang aku, seorang anak perempuan diselimuti rasa rindu, penyesalan, kekecewaan, dan sakit hati. Tentang aku yang memiliki jiwa rapuh. Mungkinkah ada obatnya? Jika, ya, aku berani membayar berapa pun untuk itu. Aku tidak bercanda. Aku serius. Aku butuh obat itu agar duniaku kembali sempurna walaupun tidak pernah sempurna semasa aku hidup di alam semesta yang penuh misteri ini. Namun, siapa sangka. Ada keajaiban datang dalam hidupku. Aku berhasil menemukan obat untuk luka di tubuhku ini. Akan tetapi, obat itu tidak bisa dibayar dengan uang. Obat itu hanya bisa dibayar dengan cara paling aneh di dunia. Aku harus rela mengorban hal yang paling aku sayangi dalam hidupku. Kenapa harus diberi pilihan? Jika pilihan itu tidak bisa membuat lukaku sepenuhnya sembuh! Lalu, apa maksudnya menunjukkan obat itu kepadaku. Aku tidak mengerti dengan semua permainan alam semesta kepadaku. Benar-benar tidak mengerti. Aku marah dan menyalahkan alam semesta atas semua rasa sakit dari lukaku ini. Namun, itu tidak ada gunanya. Kenapa? Semesta tidak pernah salah. Aku yang salah karena tidak pernah memandang dari berbagai sudut. Aku hanya memikirkan diriku sendiri. Aku tidak pernah memikirkan orang lain sekalipun aku menganggap diriku tidak seperti itu, tetapi aku tidak bisa menilai diriku sendiri sebab karakter seseorang hanya dapat dinilai oleh orang lain. Akibatnya dari semua itu, aku harus belajar meredahkan amarahku dengan cara mulai memahami tujuan dan rencana alam semesta kepadaku hingga aku sadar bahwa rasa luka di tubuhku ini adalah ulahku sendiri. Kenapa? Sebab selama aku hidup, aku tidak pernah bisa memanfaatkan diriku atas kematian orang yang paling aku cintai, yaitu Lamtiur, Papa. Sosok yang berhasil mengubah duniaku menjadi penuh warna.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi