Resah Jadi luka

Resah Jadi luka

  • WpView
    LECTURES 504
  • WpVote
    Votes 180
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mars 11, 2022
Setelah Lisa mengetahui masa lalu Ayahnya, ia langsung merasa sangat bersalah terhadap keluarga Angga. Lisa yang selalu mendengar semua masa lalu Om Roy ( Ayah Angga ) dari Angga sendiri, begitu sangat membenci bahkan menyumpahi seorang karyawan yang telah membuat Ayah Angga mendekam di dalam penjara selama dua puluh tahun lamanya. Karyawan itu sendiri adalah Ayah Lisa. mengetahui hal itu, Lisa kemudian menjauh sejauh mungkin dari hidup Angga. ia tidak ingin kalo sampai Angga yang meninggalkannya jika mengetahui hal itu. Berat sih, tapi ya mau gimana lagi? mungkin jalannya memang harus seperti itu.
Tous Droits Réservés
#634
pertemanan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Anggi & Anggia
  • Single Daddy's Karma
  • 𝕋ℝ𝔸ℕ𝕊𝕄𝕀𝔾ℝ𝔸𝕊𝕀 ℂℝ𝕐𝕊𝕋𝔸𝕃
  • Angga Elbar
  • Menunggu senjaku datang[pembaruan]
  • Sultan; Sweet but Psycho (End)
  • Pak Kos Ganteng (Mr. Boarding House)
  • Cinta Anggara [End]
  • Extra Love Story [END]

Andai Samudra bisa bicara, para penyelam takkan perlu menyelam untuk mengetahui isi didalamnya. Andai Samudra bisa bicara, Palung Mariana takkan menjadi misteri yang tak kunjung terpecahkan meski sudah lama. Andai Samudra bisa bicara, segitiga Bermuda yang menelan banyak korban akan diketahui apa penyebabnya. Begitupun dengan Samudra Anka. Andai ia bisa bicara, semua orang akan tahu apa yang ada di dalam hatinya. Andai ia bisa bicara, ia takkan di caci maki karena kebisuannya. Andai ia bisa bicara, ia takkan di tinggalkan karena kecacatannya. Bukan keinginannya kalo ia cacat, tapi mengapa ia di perlakukan seperti ini. Bukan keinginannya kalo ia bisu, tapi kenapa ia di tinggalkan sendiri. "maaf Ayah, maaf Bunda, maaf Abang, maaf karena udah cacat, maaf karena udah bikin malu kalian"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu