BULLICIO | Kesibukan

BULLICIO | Kesibukan

  • WpView
    Dibaca 80
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 3, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Ketika langitku dan langitmu berbeda, ketika awanku jingga dan awanmu keabu-abuan, tetapi takdir menepikan kita bersamaan,"-unknown. Dipta Dirgantara. Nama yang tampan, rupawan, dan dermawan. Laki-laki baik yang diciptakan oleh Tuhan dengan senyuman. Senyumnya yang tampak menawan, bulu mata lentiknya tak henti membuat kaum hawa berdecak penuh kekaguman. Menjabat sebagai salah satu ketua bidang pada himpunan mahasiswa di jurusannya pun menambah kharisma tersendiri pada diri seorang Dipta. Pagi hingga menjelang malam, Dipta selalu ada di sekretariat HIMA tersebut, ia mengabdi dengan tulus dan penuh tanggungjawab. Banyak Dosen maupun teman seangkatannya yang mengagung-agungkan seorang Dipta, karena selain wajah yang tampan dan aktif di organisasi, Dipta adalah salah satu mahasiswa berprestasi di kampus. Namun, tanpa Dipta ketahui, ia bisa saja kehilangan salah satu bagian dari hatinya, yang bisa membuatnya hancur kapan saja. Airin Predistya. Gadis manis dengan lesung pipi di kedua pipi chubbynya. Ramah, tamah, dan suka berbaur dengan banyak orang. Tak heran, gadis ini memiliki banyak teman di kampus. Ya, Airin satu kampus bahkan satu klaster dengan Dipta. Klaster Kesehatan. Airin masuk di Fakultas Kedokteran Gigi dan Dipta masuk di Fakultas Kedokteran Umum. Tidak banyak yang tahu jika Airin dan Dipta menjalin hubungan spesial. Karena Dipta maupun Airin sendiri tidak pernah membatasi diri untuk berteman dengan siapapun, baik sesama gender maupun berbeda gender. Namun, tanpa Airin tahu, ada hati kecilnya yang setiap hari merasakan sakit ketika melihat Dipta bersama dengan wakil ketua bidang, apakah Airin mampu memakai topeng yang mengatasnamakan 'baik-baik saja'?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
kesibukan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Bagaskara Pradipta (END)
  • 2G (Sequel ARFA)
  • Aksara Luka di Atas Janji
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Nabasthalassa
  • Senja Assyifa [COMPLETED]

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan