An Ambition Equal

An Ambition Equal

  • WpView
    Reads 619
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2024
[3rd Story] Genre : Teenfiction, School life. Entah sebuah kelebihan atau kekurangan, yang pasti hal ini mengganggu banget buat Refly. Siapa orangnya yang nggak gregetan kalo denger suara tangisan tengah malem? Tenang, yang ini bukan suara setan atau pun Mbak Kunti. Ditambah lagi Refly juga sering mimpiin cewek yang mukanya burem dengan wangi aroma yang selalu aja sama. Gak sekali dua kali, tapi berkali-kali. Semenjak ketemu sama Vanila, Refly jadi menaruh curiga ke cewek itu. Tapi yang bikin Refly nggak suka, Vanila malah jatuh cinta sama dia. "Nggak salah lagi, lo suka sama gue kan? Yakan?" - Zylvanila Zega Aurelica. Nyatanya jatuh cinta itu nggak seindah bayangannya, realita mampu membuat luka. Sampe suatu ketika Vanila yang udah nggak mau lagi berurusan sama Refly malah mengetahui sisi lain dari seorang 'Refly'. "Gue nggak sebaik yang lo kira." - Refly Jayandaru Alivian. Kepribadiannya tiba-tiba berubah jadi misterius. Bukan lagi Refly yang sebelumnya Vanila kenal. Vanila jadi bingung, ini sebenernya Refly lagi nunjukin jati dirinya apa lagi nyembunyiin sesuatu sih? ** [Revisi setelah tamat] Started : 20 April 2023 Finished : - Copyright©2023 by Mokkaaxy_
All Rights Reserved
#317
jakeshim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • Life of Revillo: Revin-Willo
  • 𝕄𝕖𝕟𝕘𝕒𝕘𝕦𝕞𝕚𝕞𝕦 [𝐉𝐚𝐤𝐞 𝐒𝐡𝐢𝐦] {𝙃𝙞𝙖𝙩𝙪𝙨}
  • Kelas A [End]
  • Try Again
  • Good Girl, I love You
  • It Starts With What I've Seen |FIN|
  • NATHAUREL || END
  • Finally, I Got You!- Guanlin Lai✔
  • CHILI IS NOT CHILL

[Sudah Terbit di Gloriouspublisher] "Lo mulai sekarang jadi pacar gue!" Ucap Aideen dengan santainya dan terkesan sangat tiba-tiba. Dan, mengabaikan ekspresi Vanya yang melongo tidak percaya atas perkataannya. What gue nggak salah dengar, kan? Jerit Vanya dalam hati. "Hah?" Dan hanya kata itu yang dapat Vanya ucapkan dari sekian banyak kata-kata yang lebih bagus dari itu. Sedangkan Aideen menatap datar Vanya yang masih berdiri di depannya. "Mau atau iya jawabannya?" tanya Aideen yang sukses kembali membuat Vanya melongo tidak percaya untuk kedua kalinya. Ini maksa atau apa sih? Pilihannya juga sama aja keduanya. Nggak normal nih orang batin Vanya. ..... Gimana lanjutan ceritanya? Disaat mereka sudah bisa menerima satu sama lain dan tiba-tiba masa lalu Aideen datang? Di saat semuanya kembali normal, satu masalah kembali datang yang mempertaruhkan hubungan keduanya? Apakah hubungan mereka bertahan atau malah berpisah? Kalau penasaran silahkan baca dan jangan lupa vote dan komennya. Kalau ada kesamaan cerita atau alur cerita, mohon maaf, karena ini asli hasil kerja keras otak saya😂. Mohon maaf kalau ada typo.

More details
WpActionLinkContent Guidelines