Anantara(On Going)

Anantara(On Going)

  • WpView
    LETTURE 13
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 10
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mag 9, 2025
Blurb: Cinta tidak selalu hadir dengan kebersamaan, terkadang ia mewujud dalam tanda-tanda kecil yang perlahan memudar. Anantara dan Rakha adalah dua jiwa yang bertaut dalam keheningan, berbicara melalui tatapan, memahami lewat senyuman. Namun, tak semua kisah berujung bahagia. Saat perasaan tak lagi menemukan rumahnya, ketika kata-kata menjadi terlalu berat untuk diucapkan, mereka harus memilih: tetap bertahan dalam kebisuan atau merelakan dengan keikhlasan. Di antara kenangan yang berbisik dan waktu yang tak berhenti berjalan, apakah cinta masih bisa menemukan jalannya? Atau justru perpisahan adalah tanda yang harus mereka baca sejak awal? Update 1 hari 2 bab
Tutti i diritti riservati
#678
bingung
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Regrets of Love
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Antagonis
  • ANTARA KITA
  • Ananta&Dunianya[✓]
  • Diary Raka [Selesai]
  • DIBALIK TAKDIR YANG ASING
  • You Are Mine [Terbit]
  • you again ✔

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti