EMPTY HOUSE

EMPTY HOUSE

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 12, 2022
Maysa Helsen dan Tania Helsen adalah anak kembar berusia lima tahun dari pasangan Maysahril Helsen dan Taniela Gristie. Dahulu, mereka tinggal di kota, tetapi pindah ke desa untuk bertani. Mereka mengontrak di sebuah rumah yang jauh dari tetangga. Watak keduanya berbeda, Maysa memiliki watak keras kepala, penakut, dan acuh tak acuh, sementara Tania memiliki watak penurut, sedikit berani dan peduli. Rambut mereka sebahu, tetapi Maysa lebih suka mengikat rambutnya, sedangkan Tania suka melepas rambutnya. Kedua anak itu sering ditinggal pergi oleh Maysahril dan Taniela. Pada awal mereka tinggal semuanya biasa saja. Tidak ada gangguan, meski kedua anak itu hanya di dalam rumah karena tak berani keluar sesuai perintah dari orang tua mereka. Maysa dan Tania selalu menghabiskan waktunya dengan bermain boneka. Nama boneka kucing Maysa adalah Titan dan nama boneka kelinci Tania adalah Sani. Kadang kala Maysa membentak Tania, tetapi Tania hanya diam saja. Seiring berjalannya waktu, keadaan rumah mereka sangat jauh dari kata aman. Sering kali, anak-anak itu diteror dan membuat mereka harus bisa mengatasi semuanya sendiri. Apakah mereka bisa mengatasi semua teror yang mengusik mereka? Ataukah mereka tak mampu mengatasi teror tersebut?
All Rights Reserved
#16
kengerian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KASAM
  • Discovery Of Love (Completed)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • PETAKA
  • GATE OF DESTINY
  • 1990
  • Boneka Tua Pembawa Kutukan
  • Berandal school is a good Papa
  • AZRAELLA
  • Teriakan di Tengah Malam: Rahasia Rumah Tua
KASAM

(TELAH DITERBITKAN) Batna Tasia, gadis muda dengan masa depan cerah, menemui nasib mengenaskan di tangan dua sahabatnya. Mereka tak hanya mengkhianati kepercayaannya, tapi juga mengakhiri hidupnya dengan cara yang paling kejam dan brutal-mutilasi. Namun, kisah ini tak berhenti pada kematiannya. Ibunya, terpuruk dalam kesedihan dan marah, memutuskan untuk tidak tinggal diam. Dalam upaya putus asa mencari keadilan, ia memanggil kekuatan gelap terlarang, membangkitkan kembali arwah Tasia untuk satu tujuan: membalaskan dendam. Kini, roh Tasia penuh kemarahan dan rasa sakit berkeliaran, memburu mereka yang bertanggung jawab atas kematiannya. Ketika kegelapan semakin mendekat, kedua sahabatnya menyadari bahwa mimpi buruk ini bukan sekadar bayangan. Mereka dikejar oleh sosok yang pernah mereka kenal, namun kini berubah menjadi bayangan maut tak terelakkan. Apakah mereka mampu melarikan diri dari kutukan arwah Tasia, ataukah dendamnya akan menemukan jalan untuk menuntut balas? Dalam kisah penuh teror ini, tak ada tempat yang aman dari cengkeraman dendam dan bayang-bayang masa lalu yang kelam. Copyright 1 Januari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines