Larasati langit

Larasati langit

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
"tiga tahun bukan waktu yang lama ra.." purau lelaki dengan mata berkaca-kaca dan menatapku dengan mata sayu miliknya. "janji sama gue lo bakal di sini sama gue melebihi itu" ucapnya sembari mendekap ku dan meluruhkan tubuhku kedalam pelukan dan mengecup keningku seraya mengusap suraiku dengan lembutnya. "Lara..." suara khas miliknya membuat ku terdiam dan menatapnya dengan sangat lekat. Aku ingin membalas percakapan dia,aku membalasnya walau melalui hati. "Gua sayang lo.." ucap nya lagi. Itu membuatku seolah bimbang,dan bingung akan keadaan yang ada,dia menatapku dengan manik mata cantik miliknya, meski aku buta warna aku bisa melihat manik mata nya yang terkadang bersinar. Aku lantas mengusap pipinya,dan meluruhkan diri di dalam pelukan nya seolah aku telah di kuasai olehnya. "Tenang, semua bakal baik-baik aja jika lo di sini, gue juga bakal kuat" ucapnya kembali dengan nada berat. Sekarang? Aku larasati langit hanya terdiam di dalam kegelapan dan keheningan malam,serta di landa duka dan kesenduan dari takdir dan dunia yang kejam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Game Over: Losing Control
  • Andira [End]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Wrong Dream
  • Memories in Moon
  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • Love Cologne

Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines