Marriage Mandate

Marriage Mandate

  • WpView
    LECTURAS 135
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 29, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Baca dulu 2 part ya, jika memang seru silahkan lanjutkan 😁 Terima Kasih 😇 __________________________ "Harusnya hari itu aku menikah dengan laki-laki yang selalu memberikan payungnya untukku. Laki-laki yang begitu tau kondisiku yang sebanarnya. Laki-laki yang memberikan keteduhan setiap kali aku terjatuh dengan luka yang tersimpan dalam hatiku. Laki-laki yang siap menerima segala kekuranganku dan bersedia hidup bersama denganku. Laki-laki itu adalah Harun Pratama Putra. Tetapi, dia pergi dan membuatku menikah dengan orang yang begitu aku kenal. Ia meyakinkanku bahwa orang yang akan menikah denganku akan menjagaku sama seperti dirinya dan bahkan akan lebih mencintaiku. Tapi, apa itu akan terjadi jika dia tau kondisiku?" ~ Zuhana ~ "Menikah? ya, aku diminta menikahi seorang gadis yang begitu sangat aku kenal. Gadis itu adalah sahabat sekaligus cinta pertamaku. Aku terkejut karena ia akan menikah dengan kakakku, tapi seminggu sebelum pernikahan tiba-tiba kak Harun memintaku menikah dengan calon istrinya yaitu Zuhana. kak Harun memberitahuku segala kondisi Zuhana dan itu membuatku sangat terkejut. bagaimana mungkin gadis yang sangat ceria dan penuh ambisi itu mengalami hal seburuk itu? Apa aku bisa menjaganya sesuai amanat yang kak Harun berikan padaku?" ~ Rayanza ~
Todos los derechos reservados
#350
mariage
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido