HIKING (END)

HIKING (END)

  • WpView
    Reads 678
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 11, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
10 orang siswa merencanakan Hiking atau sebuah rencana pendakian pada sebuah bukit yang cukup sering didaki oleh para pecinta alam. Mereka tak tahu sebenarnya seperti apa tempat itu namun saat melihat gambar atau suasana dari pencarian internet. Mereka seakan terbius dan langsung jatuh hati dan menetap kan sebagai tujuan utama misi rahasia yang mereka rencanakan. Bukan tanpa sebab mereka lebih percaya pada teknologi karena semasa hidup 17 tahun, kegiatannya hanya belajar dan belajar yang mereka tahu dan lakukan. Pada kesempatan senggang libur semester ini mereka merencanakan Hiking secara diam-diam tanpa sepengetahuan kepala sekolah dan orang tua. Lain daripada yang diinginkan , sepertinya hal-hal menakutkan mulai bermunculan. Mereka tak menemukan tempat yang dicari dan tersesat di sebuah hutan belantara yang sangat jauh dari perkotaan. Tidak hanya itu mereka pun tersesat dan berpencar sampai pada suatu saat mereka bisa berkumpul lagi namun harus ada yang rela mengorbankan diri demi mencari jalan keluar. Dapatkah mereka kembali dengan selamat tanpa kurang satupun? atau rencana liburan ini malah menjadi hal paling bodoh yang pernah mereka lakukan? atau juga ada orang-orang yang berkorban demi kelangsungan hidup mereka? Jika ia bagaimana dengan perasaan yang baru saja terungkap dari banyaknya hambatan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Truth Too Late ✅
  • About Die
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih
  • Lembah Arunika
  • Cursed Place [END]✔️
  • Koridor Kegelapan [✓] (TELAH TERBIT)

Kehidupan sekolah yang monoton tidak akan pernah menjadi impian remaja mana pun. Namun, mereka juga tidak menginginkan kekacauan penuh tipu daya. Pada pagi kesembilan tahun ajaran baru, tubuh dingin yang mulai membiru ditemukan di antara semak-semak dekat gedung sekolah. Pada pagi kesembilan tahun ajaran baru, kedamaian seringkih kaca pun retak perlahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines