Story cover for HIKING (END) by Diahnrlfodys55
HIKING (END)
  • WpView
    LECTURI 578
  • WpVote
    Voturi 117
  • WpPart
    Capitole 22
  • WpView
    LECTURI 578
  • WpVote
    Voturi 117
  • WpPart
    Capitole 22
Complet, Prima publicare feb 04, 2022
10 orang siswa merencanakan Hiking atau sebuah rencana pendakian pada sebuah bukit yang cukup sering didaki oleh para pecinta alam. Mereka tak tahu sebenarnya seperti apa tempat itu namun saat melihat gambar atau suasana dari pencarian internet. 

Mereka seakan terbius dan langsung jatuh hati dan menetap kan sebagai tujuan utama misi rahasia yang mereka rencanakan.  Bukan tanpa sebab mereka lebih percaya pada teknologi karena semasa hidup 17 tahun, kegiatannya hanya belajar dan belajar yang mereka tahu dan lakukan. 

Pada kesempatan senggang libur semester ini mereka merencanakan Hiking secara diam-diam tanpa sepengetahuan kepala sekolah dan orang tua.  Lain daripada yang diinginkan , sepertinya hal-hal menakutkan mulai bermunculan. Mereka tak menemukan tempat yang dicari dan tersesat di sebuah hutan belantara yang sangat jauh dari perkotaan. 

Tidak hanya itu mereka pun tersesat dan berpencar sampai pada suatu saat mereka bisa berkumpul lagi namun harus ada yang rela mengorbankan diri demi mencari jalan keluar. 

Dapatkah mereka kembali dengan selamat tanpa kurang satupun? atau rencana liburan ini malah menjadi hal paling bodoh yang pernah mereka lakukan? atau juga ada orang-orang yang berkorban demi kelangsungan hidup mereka?

Jika ia bagaimana dengan perasaan yang  baru saja terungkap dari banyaknya hambatan?
Toate drepturile rezervate
Înscrie-te pentru a adăuga HIKING (END) la biblioteca ta și primește actualizări
sau
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
Lembah Arunika  de uyungfauziyah
17 de capitole Complet
Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?
Mystro {On Going} de AngelyHarianja
2 de capitole În curs de desfăşurare
𝐒𝐄𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓 𝐃𝐀𝐓𝐀𝐍𝐆 𝐃𝚰 𝐀𝐑𝐄𝐀 𝐎𝐓𝐀𝐊𝐌𝐔 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐓𝐄𝐑𝐓𝚰𝐏𝐔, 𝐓𝐄𝐑𝐊𝚰𝐊𝚰𝐒 𝐃𝐀𝐍 𝐌𝐀𝐓𝚰 𝐇𝐀𝐍𝐘𝐀 𝐊𝐀𝐑𝐄𝐍𝐀 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 𝐊𝐀𝐋𝚰𝐌𝐀𝐓 ☠️ ❝Semua hal disabotase dalam cerita ini. Jadi kalau kamu menganggap satu orang benar, maka kamu gagal membaca cerita ini. ❞ -𝐌𝐲𝐬𝐭𝐫𝐨- ❝Rahasia bukan untuk disimpan. Tapi untuk diuji. Dan setiap ujian punya korban. ❞ -𝐒𝐌𝐀 𝐌𝐚𝐝𝐫𝐚𝐬𝐚𝐡𝐨𝐫𝐝𝐨 𝐍𝐮𝐬𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚- ❝𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤 𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡. 𝐃𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐭𝐚𝐤 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫.❞ -Si Topeng Rusa- Terlibatnya Kara sebagai murid baru dalam misteri SMA Madrasahordo Nusantara yang diminati oleh segelintir orang yang memiliki harta yang melebihi kapasitas produksi, termasuk Kara. Banyak kabar yang beredar mengatakan bahwa sekolah ini memiliki wawasan yang tinggi. Namun, itulah yang berhasil menciptakan realita gila sekolah ini-Si Topeng Rusa. Ia hanya bisa menampakkan kegilaannya hanya kepada beberapa orang. Dipertemukan oleh Raxel, bertengkar dengan Amel. Dihabisi fakta oleh Kyler, menyimpan pertemanan dengan Tia. Mendapatkan kabar dari Kyler, dan berusaha menarik pertemanan akan Mitchel. Lahirlah satu kata aneh, namun unik-Mystro. Katakan 50 perak dijadikan 50 Milyar oleh Mystro. Kali ini, mereka menjadi pusat masalah oleh organisasi gila-Ordo. Tidak semudah jalannya, mereka adalah sekelompok anak-anak yang bisa menghabisi rumus logika sekalipun. Akankah mereka berhasil menghadapi tantangan akan kematian? Hadapi kisah mereka dengan logika!
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 8
Lembah Arunika  cover
Cursed Place [END]✔️ cover
Koridor Kegelapan [✓] (TELAH TERBIT) cover
Jejak Di Lorong 4A  cover
A Truth Too Late ✅ cover
Mystro {On Going} cover
About Die cover
PANTHERO SECRET [END] cover

Lembah Arunika

17 de capitole Complet

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?