Cleirs
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Untuk kesekian kali, kita gagal membangun ironi percaya diri. Sebuah angan yang akan timbul suatu detik berlanjut. Kini, esok, bahkan selamanya. Waktu adalah pengikat bait kronologis. Antar kronoligis pertama, kedua, bahkan berjuta juta kali lagi. Pohon masih mengayunkan daunnya, jangan putus asa. Jangan sendirian, tak asyik lagi sudah. Coba sedikit senyuman, jangan masam. Coba buka bibirmu dan berkata, "aku senang". Duniamu mungkin tak se-realistis saat ini. Coba.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • ODAZAI WEEK 2023 ✔
  • Namamu dalam sujudku
  • Again?
  • Just about my feeling 💜
  • Fake Nerd Girl  [SUDAH TERBIT]
  • My Quuen is Bad Gril
  • Silent, Please! (Re-up)

Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines