În curs de desfăşurare, Prima publicare feb 04, 2022
Saat bersama rembulan aku selalu bertanya tentang bagaimana caranya menyampaikan rindu
Bulan hanya diam, tidak ada kata untuk menemukan jalan keluar.
Dari keindahan cahayanya, aku justru menemukan semburat senyum manis, dia, teman lama.
Matanya indah, bulat, damai, dan menenangkan. Persis seperti rembulan.
Bersinar di antara kegelapan, menenangkan dikala malam.
Jika esok lusa diberi kesempatan. Akan ku katakan “mata mu bulat, seperti rembulan, yang selalu menghadirkan kerinduan”
Ikuti petualangan Lulu dan Rizky dalam mengalahkan perasaannya sendiri!
Bagaimana kalau berbahagia dulu? sedikit berbalik ke waktu itu, saat pertama kali kami bertemu, cerita konyol dengan sejumput romansa dan taburan kisah-kisah manis di tiap bagiannya, bagaimana aku bisa melupakannya?