AL: Stand Alone [END]

AL: Stand Alone [END]

  • WpView
    MGA BUMASA 5,117
  • WpVote
    Mga Boto 663
  • WpPart
    Mga Parte 29
WpMetadataReadKumpleto Tue, Mar 18, 2025
"Kenapa baru sekarang kamu cari dia, disaat dia udah gak ada? Lalu sadar? Bahwa kehadirannya begitu berharga?" Pernah tidak kalian merasa sendiri? Sepi? Sunyi? Tak ada yang menemani? Bercerita pada teman saja belum tentu ada yang bisa mengerti. Ketika keadaan dalam hidup, mengharuskan kita berdiri di atas kaki sendiri. Arkana Syailendra Putra Wicaksono. Nama yang sangat indah, bukan? Namun, apakah hidupnya seindah namanya? Arkana sungguh berbeda dari remaja lelaki yang kau kenal, sederhana dan punya banyak impian dalam hidupnya. Arkana memiliki kesabaran yang bahkan mungkin tidak dapat kau pahami, walaupun kau mencoba untuk memahaminya sekuat tenaga. Hatinya sangat kuat dan tegar, bahkan ketika ia tidak diinginkan oleh teman-temannya di SMA NAGRAHA. Berada dalam kondisi ekonomi yang berbeda dengan teman-temannya. Arkana yang berusaha menjalani semua yang sudah terjadi, tegar dan kuat dalam menghadapi perjalanan ini, meski tak mudah untuk dilakui.
All Rights Reserved
#383
arkana
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Diary Zofanya
  •  ANATHA
  • Arkrasiv ☑️
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Naura & Lukanya
  • Luka yang Tak Terucap
  • MISSHELLA ✔
  • ruang

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman