Dinikahi Tante Kaya Raya (End)

Dinikahi Tante Kaya Raya (End)

  • WpView
    LECTURAS 312,872
  • WpVote
    Votos 2,051
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoConcluida jue, abr 7, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Lahir di keluarga miskin, mempunyai Ayah pemabuk, Ibu tiri yang selalu menyuruhnya mencari uang, dan Adik tiri yang membencinya seperti paket komplit bagi kehidupan Erik, lelaki berumur 20 tahun itu hidup dalam kesengsaraan. Apalagi ia yang hanya lulusan SMP membuatnya hanya bisa bekerja kasar demi mencari uang. Seolah belum selesai, ia yang awalnya masih mempunyai setitik kebahagiaan karena punya kekasih yang selalu menemaninya dalam susah ternyata dikhianati, dan yang lebih sakitnya pacarnya berselingkuh dengan Adik tirinya sendiri. Erik yang kepalang emosi menghajar Adik tirinya itu, dan hal itu dimanfaatkan oleh Adik tirinya untuk menuduh Erik pada Ibu tirinya. Ibu Erik tentu saja lebih membela anak kandungnya daripada dirinya, malam itu Erik justru diusir dari rumahnya sendiri dan yang lebih ironis lagi Ayah kandungnya tidak membelanya sedikitpun. Di tengah malam dengan hujan petir Erik berjalan menyusuri jalanan tanpa arah, ia sudah lelah dengan hidupnya dan pikiran untuk bunuh diri tiba-tiba melintas di benaknya. Sedang kalut dan depresi Erik tanpa sadar berjalan ke tengah jalan saat sebuah mobil melintas kencang. Erik memejamkan matanya, berharap akan menemukan ketenangan di akhirat. Namun hal yang sangat tak terduga terjadi, mobil tadi tidak menabraknya justru berhenti di depannya, dan seorang wanita berpakaian mewah dengan seorang pengawal yang memegangkan payung mendekat ke arahnya. Erik mulai was-was, apakah mereka akan menculiknya dan menjual organ tubuhnya? Erik mulai berpikir yang tidak-tidak. Namun kata-kata yang keluar dari mulut wanita itu membuatnya sangat syok. "Anak muda, kamu mau menikah dengan saya?" [Foto oleh Foto oleh Katerina Holmes dari Pexels]
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kami yang Berdosa
  • Inara
  • Laporan Untuk Tuan Menyebalkan!
  • Sailing With You [END]
  • Freaky Family [END]
  • Agga? Sucks! (SELESAI)

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido