Arinda

Arinda

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 9, 2022
Derai hujan yang tak kunjung reda mengingatkan sebuah kenangan indah masa kecil yang Dia miliki bersama seorang wanita jelita yang cantik nan manis, Dia mengingatnya dengan penuh perasaan hingga senyum tercipta dibibirnya. Dia begitu bersyukur bisa mengenal wanita itu, bermain bersama, tertawa bersama, menangis bersama, hingga jarak memisahkan keduanya. Sekian lama berlalu mereka tidak pernah bertemu 1 sama lain, kabarpun sudah tidak lagi ada dari mereka. Salah 1 dari mereka berdoa dan berharap bisa dipertemukan walau itu hanya sebentar atau yang terakhir kali, kota terindah yang ingin sekali dikunjungi setiap orang, kota yang penuh dengan sejarah, kota yang melukis beribu rupa dan cerita. yogyakarta menjadi tempat tinggal baru Arinda untuk melukis kisahnya. Seduhan kopi dengan menikmati hujan rintik, mengingat kenangan manis yang pernah terjadi dimasa lalu begitu nikmat. Dia merasakan kesejukan hati dan pikiran, otak yang begitu merajai logika dan hati yang menguasai perasaan, organ yang diciptakan oleh Raja alam semesta untuk ciptaannya, organ yang begitu berharga bagi maanusia. Sang Raja membuat segalanya dan ditambah rasa yang begitu indah untuk dirasakan dan dapat begitu menyakitkan saat semuanya bergantung ke sesama ciptaannya. .
All Rights Reserved
#578
masakecil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Deru Tresna Aruna
  • Endaru Arga || On Going
  • BUNGA KEMBALI
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • senja diberanda kayu
  • The Last Birthday With You
  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)

B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines