ZARA & ZORA

ZARA & ZORA

  • WpView
    Reads 46,528
  • WpVote
    Votes 3,213
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 8, 2023
"SEKALI LAGI GUE TANYA, SIAPA YANG BUAT LO LUKA-LUKA, ZORA?!" "JAWAB ANJING! DENGAR, GUE GAK AKAN BIARIN ORANG ITU HIDUP SETELAH APA YANG DIA BUAT SAMA LO! GAK AKAN RA." Perempuan itu menangis sesegukan, selain sakit karena luka nya, ia pun ketakutan karena di bentak oleh saudara kembar nya. Zara memejamkan matanya, meredamkan emosi nya yang begitu meluap, ia sakit sangat sakit melihat suadara kembar nya yang terkenal dengan lemah lembut itu di bully oleh orang lain. Ia tidak rela! "Jawab gue Ra, siapa? siapa orang itu?" "JAWAB GUE RA! JAWAB! APA PERLU GUE YANG CARI TAHU, IYA?" Zora menundukan kepalanya, ini pertama kalinya Zara marah besar kepadanya. "Lo tau 'kan sesusah apa gue jaga lo dari papa, tapi kenapa lo bisa di pukulin sama orang lain, Ra? KENAPA? GUE SAKIT LIHAT NYA! GUE ANAK PERTAMA ANJING, LO PAHAM GAK, SIH?!" "Zara jangan marah-marah...hiks." Gumam Zora ketakutan. "Gue gak akan semarah ini, sebelum lo jawab. Siapa yang mukulin lo? SIAPA?!" "Mereka..." 🐥🐥🐥🐥 assallammualaikum guyss
All Rights Reserved
#214
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Expauit Ensem
  • tentang sebuah rasa
  • Best Of Name (END)
  • ALTAZORA (Complete)
  • When Two Hearts Collide
  • ISTRI GEN -Z
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • BENCI- Benar Benar Cinta

Bermula dari sebuah kesepakatan antara dua saudari kembar berujung pada sebuah kisah kehidupan sekolah yang baru dialaminya. Menjumpai para tokoh dengan kepribadiannya masing-masing, dengan celahnya tersendiri. Satu rupa ... Dua kehidupan yang berbeda Satu rasa ... Banyak muaranya Satu permulaan ... Bercabang akhirnya. "Setiap perbuatan selalu ada alasan, entah itu untuk kebaikan atau kejahatan" Sebuah kisah dua saudari kembar, yang iri akan satu sama lain. *** "Aku tidak bisa membenci ayah apalagi adikku, betapa bodohnya aku. Ayah yang selalu menyuruh untuk melindungi adik ku, dan memperlakukan aku seperti robot yang tidak mempunyai perasaan. Perbedaan kasih sayang yang ku terima, hanya bisa ku pendam. Entah kenapa aku tidak bisa membenci mereka, aku hanya marah bukan membenci. Aku marah pada dunia yang memperlakukan aku tidak adil, dan marah kepada ayah, adikku dan diriku sendiri." -kakak. "Aku sangat membencinya. Ayah selalu perhatian pada nya. Kenapa ayah sangat menyayangi monster itu? Ia jahat, tidak punya perasaan, dan bahkan selalu merebut perhatian ayah. Kenapa aku tidak bisa seperti nya. Walaupun aku tidak sepintar dia, tapi aku lebih baik darinya. Ia tidak pantas disebut kakak, dia hanyalah monster yang merebut perhatian ayah dariku!" -adik. NOTE : Terdapat kata-kata KASAR! Hanya kisah lama yang telah berdebu di catatan. So aku putuskan untuk membagikan cerita ini disini. Kalau ada salah penulisan mohon dimaafkan karena aku hanyalah penulis amatiran! Murni dari pikiran sendiri! Jika ada kesamaan nama, tempat atau hal lainnya. Itu hanya ketidaksengajaan! Jangan menjiplak atau sebangsanya. OKE!

More details
WpActionLinkContent Guidelines