ZARA & ZORA

ZARA & ZORA

  • WpView
    Reads 46,625
  • WpVote
    Votes 3,213
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 8, 2023
"SEKALI LAGI GUE TANYA, SIAPA YANG BUAT LO LUKA-LUKA, ZORA?!" "JAWAB ANJING! DENGAR, GUE GAK AKAN BIARIN ORANG ITU HIDUP SETELAH APA YANG DIA BUAT SAMA LO! GAK AKAN RA." Perempuan itu menangis sesegukan, selain sakit karena luka nya, ia pun ketakutan karena di bentak oleh saudara kembar nya. Zara memejamkan matanya, meredamkan emosi nya yang begitu meluap, ia sakit sangat sakit melihat suadara kembar nya yang terkenal dengan lemah lembut itu di bully oleh orang lain. Ia tidak rela! "Jawab gue Ra, siapa? siapa orang itu?" "JAWAB GUE RA! JAWAB! APA PERLU GUE YANG CARI TAHU, IYA?" Zora menundukan kepalanya, ini pertama kalinya Zara marah besar kepadanya. "Lo tau 'kan sesusah apa gue jaga lo dari papa, tapi kenapa lo bisa di pukulin sama orang lain, Ra? KENAPA? GUE SAKIT LIHAT NYA! GUE ANAK PERTAMA ANJING, LO PAHAM GAK, SIH?!" "Zara jangan marah-marah...hiks." Gumam Zora ketakutan. "Gue gak akan semarah ini, sebelum lo jawab. Siapa yang mukulin lo? SIAPA?!" "Mereka..." 🐥🐥🐥🐥 assallammualaikum guyss
All Rights Reserved
#603
kasar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • DIKANESHA
  • GILANG ABRAHAM
  • Aku Adalah Lukamu
  • ISTRI GEN -Z
  • tentang sebuah rasa
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I AM YOU [NEW VERSION]

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines