We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dilema Suami Tantrum

Dilema Suami Tantrum

  • WpView
    Reads 1,300
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tragedy
Dark Romance
Suspense
Lima tahun pertama pernikahan, tantangan berumah tangga tak terlalu terasa. Masa adaptasi, saling mengenal karakter asli masing masing, dan bekerjasama mengatasi anak yang kadang tantrum. Bukan masalah berarti. Sepuluh tahun pernikahan,si kecil sudah berusia sembilan tahun. Sudah bisa mengendalikan emosi. Sudah tak pernah lagi tantrum. Hidup berkeluarga mestinya lebih bahagia. Tapi nyatanya, TANTRUM ANAK PINDAH KE SUAMI. "Kita cerai aja Lex." Sandra yakin itu solusi terbaik setelah berkonsultasi dengan Psikiater dan mendapat hasil bahwa kemungkinan suaminya mengalami tantrum. You know lah tantrumnya suami karena apa. "Kamu gampang banget ngomong cerai." Alex nggak terima. Ia meninju dinding disebelah istrinya menyandar. "Kamu lebih gampang lagi ngencanin pecun. Dua ronde tanpa konde. Maksudnya apa?" Sandra baru mengerti artinya pas baca thread nightlife forum jamban. Ternyata konde tuh kond*m. Dan itu pesan ada di WA suaminya. Gembel banget kan? bini di rumah dianggurin tapi pecun diladenin. "Aku nggak mau cerai." "Aku tetep maksa. Aku ga mau kena HIV dari kamu." "Kalau kita cerai masa depan Brian yang di korbanin." Alex menjadikan anak mereka senjata untuk membuat sandra memikirkan lagi keputusannya. Sandra melongo. Sedetik kemudian Ia mendengus tawa Ia pikir tantrum suaminya sudah parah. Tantrumnya manipulatif yang menguntungkan sepihak dan merugikan dirinya "Cari alasan yang lebih masuk akal dong Lex. Masa depan Brian sudah karam ketika figur ayah yang dia banggakan mengkhianati Ibunya."
All Rights Reserved
#28
bahasaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love And Hurts (SELESAI)
  • Istri Cadangan
  • Once Twice Trice (TAMAT) | 1.4
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • Kami yang Berdosa
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • playlist (completed)
  • Komposisi Cinta (END)
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • TerraCotta (Completed)

Cinta mereka tidak setara. Pernikahan mereka diambang perceraian. Ketika kata cinta datang terlambat, semuanya hampir tidak selamat. "Saya membebaskan kamu sekarang. Mulai hari ini terserah kamu mau melakukan apa sebab saya tidak akan peduli dengan semua yang kamu lakukan." -Hestama Satrio Hadipradja. "Selamat atas kabar pernikahan kamu dan Serana. Semoga kamu dan dia bahagia selamanya." -Catradewi Haruna Rihayu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines