Surat Terakhir Poosss

Surat Terakhir Poosss

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Teriakan tukang pos membangunkanku dari tidur siangku,aku yakin surat kali ini untukku. Ini pasti dari sahabatku April, aku dengan April sudah hampir setahun saling bertukar surat, awalnya kami berkenalan dengan tidak sengaja pada awalnya aku mendapat surat tidak dikenal, saat aku cek ke kantor pos ternyata surat itu memang nyasar, surat itu dari April yang bermaksud mengirimnya ke rumah neneknya, kebetulan alamatnya hampir sama dengan alamat rumahku. Semenjak saat itu kami menjadi sahabat pena , April dan aku mempunyai hobi yang sama yaitu menulis. Yup, ternyata benar itu surat dari April segera aku membuka amplop yang berwarna hitam, aku daan April sepakat jika memakai amplop berwarna hitam jikasaling berkirim surat.
All Rights Reserved
#355
perpisahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the color of your last letter[end]
  • Bukan Kita D.A.N
  • FRIENDS GOALS(kisah Nyata)
  • wanita dan pilihannya
  • fake love
  • Friendship Diary
  • BILIK PESANTREN-KU
  • perjalanan cinta rumit
  • 🌜My moon🌛
  • Zaky

cerita ini menceritakan, surat terakhir dari seseorang untuk teman temannya. "surat apa ini"ujar seorang pria yg baru saja memasuki umur 25 tahun "tidak ada nama pengirimnya"ujar pria tersebut "nanti akan kubaca, hah menggangu saja" pria itu meletak surat itu dimeja, baru saja ia meletakan surat itu, pria yg akan bekerja itu melihat secarik kertas kecil jatuh dari surat tersebut, ia mengambil kertas kecil itu dengan rasa yg penuh dengan curiga penasaran sekaligus bingung. terlihat dikertas itu garis garis dengan pensil seperti gambar dari sebuah potongan puzzle, dengan tulisan dibelakangnya "temukan potongannya disetiap surat maka kau akan tau siapa pengirimnya" pria itu mulai berpikir "apakah ini teror"batinnya "tapi untuk apa dia meneror ku, aku kan tidak melakukan kesalah, keluar rumah saja tidak"pikirnya lagi "apakah ini dari wanita yg kutolak, tidak ,tidak, itu tidak mungkin mereka terlalu bodoh untuk melakukan ini" "hah sudah lah lebih baik aku tidur saja, dasar pengirim surat gila"gumamnya menghujat orang yg tak ia kenal Follow ig saya yah purnamasari182 And tambahin juga ke perpus nih cerita

More details
WpActionLinkContent Guidelines