OH MY GOSH -EX

OH MY GOSH -EX

  • WpView
    Reads 187,743
  • WpVote
    Votes 21,706
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 11, 2025
END Bagaimana jika mantan mu yang sewaktu bersama mu kau anggap dekil, kurus, tidak modis, culun, dan kekanak-kanakan berubah drastis saat kau putus kan hubungan dengan nya? Langsung berubah drastis? Hingga sebuah pertemuan yang di dasari ketidak sengajaan di universitas ternama di Korea Selatan mempertemukan dirinya kepada sang mantan sewaktu di SMA dulu Mantan yang menjadi primadona universitas SM, dengan paras yang benar-benar akan membuat mu gila.. Start: 07 February 2022 Finish: 13 April 2022 Renjun harem area lapak bxb homophobic di harap menjauh... enjoy all....
All Rights Reserved
#41
renjunxall
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villain Mother
  • The Last Yes!
  • De Andere Weg (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Chasing Sanara
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • SASMITA CANDALA (21+)

HAPPY READING ❤️‍🔥 "Eungghh..." Zeva mengerang. Hal pertama yang ia rasakan adalah kepalanya yang serasa berat dan berdenyut. Saat ia mencoba menggerakkan badan, tulang-tulangnya terasa kaku dan pegal luar biasa. "Nyonya? Nyonya Thania sudah sadar?!" sebuah suara parau penuh haru terdengar di dekat telinganya. Zeva mengerjap-erjapkan matanya yang masih buram. Begitu pandangannya fokus, ia tidak melihat langit-langit putih rumah sakit atau wajah panik orang tuanya. Alih-alih, ia menatap langit-langit kamar mewah dengan desain interior klasik yang sangat asing. "Aduh, kepala gue..." Zeva memegang keningnya, lalu menoleh ke samping. Ia terlonjak kaget melihat seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan sedang menangis sesenggukan sambil memegang tangannya. "Akhirnya Nyonya bangun. Bibi takut sekali Nyonya kenapa-kenapa." Zeva mengernyitkan dahi. "Nyonya? Bibi?" Ia bangkit duduk dengan perlahan meski kepalanya masih berputar. Ia memandangi tangannya yang tampak lebih dewasa, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar yang luasnya tidak masuk akal itu. "S-siapa ya? Terus... ini di mana? Kok gue bisa di sini?" tanya Zeva dengan nada bingung sekaligus waspada. Wanita yang menyebut dirinya Bi Minah itu langsung terdiam, matanya membelalak kaget. "Nyonya... Nyonya tidak ingat saya? Ini rumah Nyonya sendiri, rumah Tuan Devan." Zeva tertegun. Nama-nama itu terasa tidak asing. Otaknya mencoba memproses informasi tersebut sampai akhirnya ia teringat buku novel yang ia lempar ke sofa tadi malam. "Bentar... jangan bilang gue masuk ke novel sampah itu?" gumam Zeva dengan wajah pucat pasi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines