Remember Me

Remember Me

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 22, 2022
Terus memaksa luka menjadi bahagia dan memaksa air mata menjadi tawa "Ayah, ibu, aku hanya ingin kau menganggapku seperti adik dan kakakku. Aku juga anakmu bukan? kenapa di bedakan?" lirih Anaya sembari meremas roknya dan berusaha menatap wajah kedua orang tuanya. "Tidak usah macam-macam, belajar saja dan raih peringkat satu!" tegas Ayah. "Aku sudah berusaha, namun nyata nya aku tetap saja gagal. Aku tidak bisa melakukan nya," lirih nya. "Kalau begitu tidak usah menganggap kami sebagai orang tua mu lagi, dari lahir kau memang pembawa sial dan tidak berguna!" tegas Ibu. "Aku tidak pernah meminta untuk di lahirkan hiks, tapi kalian yang membuatku ada di dunia ini sekarang," "Jika kalian tidak menginginkanku setidaknya jangan buat aku hidup di dunia ini, aku ada karena sebuah harapan dan usaha tapi kenapa setelah aku di sini kalian tidak pernah menganggapku ada?" bentak Anaya dengan tangisan yang sudah tidak tertahankan. "Kau ada bukan karena sebuah harapan atau usaha, tapi karena sebuah kesalahan besar yang tidak akan pernah termaafkan!" tegas Ayah. Deg! Tubuh Anaya ambruk ke lantai, perkataan itu berhasil membuat gadis itu terduduk lemas. Apa maksudnya kesalahan? apa dia anak haram? "Kau sudah tau bukan? maka jangan berharap lebih," ucap ayahnya lalu pergi. "I--ibu apa maksud ucapan ayah?" namun bukan nya menjawab, ibu nya malah pergi begitu saja meninggalkan gadis itu sendirian bersimbah air mata. "Apa salahku hiks?"
All Rights Reserved
#12
cintabedadunia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • acalapati
  • Let Me Love You Longer
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • AIRA [On Going]
  • 27 FEBRUARI
  • About Naskala [on going]
  • BUNGKAM
  • Paradise

FOLLOW SEBELUM BACA!! Semesta ini tempatnya luka, tak ada istirahat yang abadi selain kematian. -Abyan Pradipta Narendra _____ "Saya lagi gak bercanda, Abyan. Ini papa, laki laki brengsek yang dengan bejatnya menghamili tunangan Kakanya." _____ Hanya cerita singkat, tentang rumitnya kehidupan remaja laki laki pengidap kanker hati stadium akhir. Dibenci oleh kedua orang tuanya. ntahlah, dia juga tak tahu menahu apa alasannya. Diusia 8 tahun, Abyan kehilangan neneknya untuk selamanya. Dia harus berjuang sendiri tanpa kasih sayang sedikitpun. Tanpa bertegur sapa dengan wanita yang telah melahirkannya. Bahkan untuk sekedar melempar senyuman wanita itu tak Sudi, mereka benar benar asing. Walau begitu Abyan tak pernah bisa membenci mereka. Siapa sangka? Ayah kandungnya ternyata adalah seseorang yang sangat Dekat dengan laki laki yang selama ini dia sebut 'ayah' Sialnya. Abyan juga harus terjebak dalam kisah percintaan yang rumit. Kesabarannya seakan diuji oleh semesta. Bagaimanakah perjalanan Abyan? Cusss ikutinn teruss,

More details
WpActionLinkContent Guidelines