Dear, Aksa

Dear, Aksa

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 30, 2023
Ini definisi cinta ribet. Dulu, Aksa cuma remaja 18 tahun. Gaada yang bagus dari dia. Dia kacau semenjak tau dia anak hamil diluar nikah. Pantes ibunya gajelas juga. Coba pikir gimana hidup Aksa gak kacau? SMP aja 5 tahun karena gak naik kelas 2x. Kelas 10 udah di DO karena kena narkoba. Semua temen-temen, tetangga, kerabat menjauh dari Aksa. Jijik gitu kesannya. Dan cuma ayahnya yang nerima dia. Yap, ayah Arvin yang Aksa benci banget. Ya Aksa benci aja gitu, bapaknya goblok banget nidurin cewek sampe hamil dan jadi dia. Tapi percaya faktanya cuma dia yang mau nerima dan tutup mata atas semua keburukan Aksa. Dan saat Aksa sudah mulai nerima kehidupannya, ada fakta yang harus Aksa terima kalau satu-satunya orang yang nutup mata atas semua keburukannya itu ternyata bukan ayah kandungnya. Wah udah. Lelah dia. Dan itu semua hanya masa lalunya sekarang. Kini Aksa berusia 26 tahun dan sudah bekerja. Dan kini masalah yang Aksa hadapi adalah percintaan. Yapp. Aksa udah melewati badai besar dulu, tapi buat ngehadapi hal ini, rasanya dia angkat tangan mau nyerah. Rachel, dia cuma gadis biasa tapi dia terlibat friendzone sama Aksa. Mereka sama-sama suka cuma banyak tembok penghalang bagi mereka. Aksa pewaris tunggal ortu kandungnya, hartanya banyak. Ayah kandungnya anak tunggal juga, udah mah kaya raya mana dokter spesialis lagi dan anaknya cuma Aksa aja. Papa Julio sama Mama Kelma yang merasa kasta nya tinggi pun gamau Rachel jadi mantu mereka. Gaada yang bisa dibanggakan dari Rachel selain darah Korea dari mamanya. Rachel juga sebenarnya udah dijodohin mamanya sama orang Korea. Biar Rachel bisa punya kewarganegaraan dan hidup disana karena kata mamanya lebih enak hidup disana. Ortu Aksa gak setuju. Mama nya Rachel juga cuma merestui sama yang berdarah Korea juga. Mana mereka beda keyakinan pula. Deuhh ribet memang. Tapi mereka percaya kalo mereka bisa bareng-bareng nanti. Nanti. Suatu saat nanti pasti bisa. ~~~~ Sequel Infinity Love
All Rights Reserved
#2
txtzy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • Mewart couple instagram [END] ✔
  • Empress Love
  • DIVIDED LOVE
  • Mr.arogan END (SUDAH TERBIT)
  • RE-SILIENCE (END)
  • LUKA BIASA GADISKU
  • ASA (Lengkap/TERBIT)
  • Dendelion🍀
  • Jodoh Pilihan Abi

Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines