London And Us

London And Us

  • WpView
    Reads 804
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 31, 2022
"Lagipula, sekesal-kesalnya aku padamu. Aku tidak lupa bahwa hari-hari yang ditemani mu itu bahagia sayang." "Lucas" "Hm?" "Kalau nanti aku pergi lebih dulu bagaimana?" "Itu tidak akan terjadi, tidak akan ada yang bisa memisahkan kita." "Aku tau, tapi jawab saja pertanyaanku." "Aku akan memohon pada semesta untuk mempertemukan kita dikehidupan selanjutnya, dan disana aku yang akan meluluhkanmu lebih dulu." Tolong tunggu aku, aku akan menemukanmu dan mencintaimu tak terhingga. Strada cafe yang menjadi saksi pertama dari pertemuan dua insan yang akan menjadi tokoh baru dalam cerita romance dunia. Pertemuan yang tidak diawali dengan awal yang bagus karena tidak ada sapaan diantara kedua insan itu. Hingga sehari setelahnya mereka dipertemukan lagi disebuah toko buku, Daunt Books London, secara kebetulan kedua insan itu memegang buku yang sama. Buku yang memiliki judul 'pride and prejudice'. Buku yang menjadi awal mula terbentuknya cerita romance dunia yang baru sebagai mereka tokoh utamanya. Tentu semua pasangan didunia ingin memiliki akhir yang bahagia tanpa ada satupun hal yang berani memisahkan mereka berdua. Tapi jika dari awal semesta hanya ingin membuat cerita untuk kita tanpa akhir yang bahagia, kita bisa apa? I will wait for you till our next spring, my rora. ⚠️cerita 100% berasal dari imajinasi author⚠️ ⚠️terdapat kata-kata tidak kasar⚠️
All Rights Reserved
#73
taytawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Benci Menjadi Cinta
  • I Don't Understand
  • Langit di Antara Kita
  • Hujan dalam Pandanganku
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • Cerita Kita[ENDING]
  • Lembayung Cinta di Langit Senja
  • Stay (Away)
  • Judul Standar - The Beautiful Roses

Kaede mengepalkan jari - jari tangannya yang berada tepat disebelah tubuhnya. Ia menggeram kesal, ia sudah tidak bisa menahannya kali ini. Segera saja ia membalikkan badannya untuk dapat berbicara secara face to face dengan laki - laki menyebalkan yang berdiri tepat di belakangnya. " Maksud dari tatapan kebencian yang anda lemparkan kepada saya dari kemarin - kemarin itu apa ya? Emang saya punya salah apa sama anda? " Tanya Kaede geram " Apa salahnya? Saya kan cuman ingin melihat dengan benar sudah berapa banyak lelaki yang kamu goda termasuk teman saya kemarin. " Jawab Xander santai " Excuse me?!! " Kaede mulai marah " Kenapa? Kamu mau saya godain juga? Aduh maaf ya, saya cuman tertarik untuk menggoda manusia, bukan makhluk iblis kaya kamu! " Ucap Kaede kesal, Xander yang mendengar bahwa ia di hina dengan sebutan iblis pun makin terbawa kesal. " Bastard! " Kaede masih sempat menginjak kaki Xander yang berbalut sepatu mahal tersebut sebelum ia keluar dari lift. ----- Berawal dari pertemuan yang tidak menyenangkan membuat mereka saling tidak menyukai satu sama lain. Tapi apa jadinya ketika dunia mengingankan mereka untuk bersama ? Tetapi sering kali orang yang datang dalam kehidupan kita tidak berarti bahwa ia akan bersama dengan kita selamanya. Karena terkadang mereka hanya datang untuk mengajarkan kita sesuatu. Apa yang akan terjadi selanjutnya diantara Xander dan Kaede ? " Two Souls Don't Find Each Other By Simple Accident " - Hate Is Such A Strong Word " Dua jiwa tidak saling bertemu secara kebetulan " - Hate Is Such A Strong Word ------- Nice for you to read my story. I'm Papermatcha and the pleasure is all mine.

More details
WpActionLinkContent Guidelines