Sania's Story

Sania's Story

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 8, 2023
Menurut Sania, hidup itu sederhana, goreng, angkat, lalu tiriskan. Bukan hanya tentang cinta, yang cuma bisa bikin sakit hati, semuanya omong kosong. Hidup memang tak selamanya stuck di masa lalu. Kita harus belajar melepaskan apa yang telah kita lepaskan. Sebut saja "penyesalan". Itu yang menghantui hari-hari Sania. Sania adalah siswa SMA. Yang dikenal dengan sikap serius dan dingin. Karena mas lalunya, dia selalu bertemu dengan cowok-cowok playboy cap kaki lima. Dia semakin benci dengan kata-kata cinta. Walaupun begitu, dia suka membaca novel dengan genre romance. Cukup aneh, bukan? "Orang yang mengaku suka hujan pun akan berteduh, karena pada akhirnya kita tahu, orang yang kita sukai pun dapat menyakiti" ~Deon Mahendra "Manusia memang aneh. Dia yang menyakiti, tapi bertingkah seolah mereka yang tersakiti" ~Sania aawalia Story by : risaoktvl_ Enjoy your reading! - 8 April 2023
All Rights Reserved
#104
ex
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • KANARA [COMPLETED]
  • Pulang yang Terlambat
  • JANJI DI TEPI SENJA  (SELESAI)
  • The Perfect Boy
  • Me,You and the story we went through.
  • AKSAFA (End)
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • ZAYNTASYA

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines