We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Benang Yang Kusut

Benang Yang Kusut

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ada dua tipe orang terlahir didunia ini : yang pertama dia yang terlahir untuk menjadi orang pintar sedangkan yang kedua dia terlahir menjadi orang yang berusaha untuk pintar. Melody itu gadis yang supel, ceria dan sangat cerewet, dia itu gadis yang cukup pintar di semua bidang, tapi dia butuh kerja keras untuk mendapatkannya. Tapi berbeda jika dibidang seni, seni adalah tempat keahliannya. Dia gadis yang selalu menebarkan kebahagian padahal kebahagiannya sendiri masih selalu dipertanyakan, dia didik dalam keluarga yang cukup keras dalam segala hal, Dibalik tawanya yang manis itu dia menyimpan luka yang sangat dalam, dia korban masa lalu orang tuanya dan dia selalu dituntun untuk menjadi anak yang sempurna, selalu dibandingkan dengan kakak dan adik tirinya, banyak beban yang dipikul dipunggung yang sudah mulai rapuh itu dan bahkan sudah sangat rapuh. "Beberapa manusia membuka mata pada runyamnya dunia, lebih banyak lagi yang memilih buta, menjalani kehidupan dan bersikap baik baik saja seakan dunia berjalan sebagaimana mestinya."-die
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melody untuk Raja
  • Boyfriend
  • AKU FIGURAN (END)
  • I will meet you
  • Break The Mold [END]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Rahasia Dibalik Seragam
  • Your Are Only Mine
  • AR & TA

Cinta memang butuh perjuangan. Tapi apa masih harus bertahan di saat perjuangan itu bahkan tak di hargai? Melody lelah. Tapi dia tak ingin menyerah. Atau lebih tepatnya belum? Entahlah, karena yang jelas Raja terlalu Melody cinta sampai ia tidak peduli apa yang orang bilang tentangnya. Sebab, yang Melody pikirkan hanya bagaimana caranya meluluhkan sang pujaan hati. Bodoh. Tidak hanya sekali dua kali kalimat itu Melody dengar. Namun Melody memilih mengabaikan, sampai akhirnya satu fakta menghancurkan segala angannya, menghancurkan perasaannya, dan menghancurkan hidupnya. Lalu bagaimana dengan Raja? Tidakkah laki-laki itu merasa bersalah? Atau memang itulah yang Raja inginkan? Kehancuran Melody yang terus menerus mengusik hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines