luka hari ini, esok dan seterusnya

luka hari ini, esok dan seterusnya

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 7, 2022
WpInfo
Non-Fiction
ini bukan tentang perempuan broken home, bukan perempuan kaya raya, juga bukan tentang perempuan sempurna. namanya alia fadina starla, dia seorang perempuan yang bisa dikatakan memiliki beban berat, mungkin orang menganggapnya lebay atau bahkan meremehkan dia karena masih ada banyak orang diluar sana yang menurut mereka lebih menderita. alia menyukai temannya, tapi? "kalo aku suka sama kamu, kamu suka in aku balik ga?" "jangan suka sm gw" ucap laki-laki itu alia mengernyit heran "emang kenapa?" "karena suka sama seseorang yang sedang menyukai orang lain itu sama dengan melukai diri sendiri" jadi penerang untuk orang lain, tetapi lupa bahwa diri sendiri juga membutuhkan penerang? itu alia.
All Rights Reserved
#5
keluargaharmonis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Raymentara
  • Bukan Kita D.A.N
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • TRAUMA!
  • MEMELUK LUKA [END]
  • To Heal
  • Alshana
  • Jika esok Tak Pernah Ada

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines