Tiger with cat hair

Tiger with cat hair

  • WpView
    LECTURI 23
  • WpVote
    Voturi 4
  • WpPart
    Capitole 2
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare joi, feb 10, 2022
Novel ini mengisahkan tentang seorang murid yang nakal dan sok jagoan yang dimana murid ini kalo di sekolah sok keras tapi, kalo di rumah dia anak nya manja banget kaya kucing guruh pengen nya di elus elus. Dan murid yang selalu suka di-bully tetapi dia adalah anak yang pandai dalam membela diri. Tokoh 1. David -> sok jagoan dan nakal dan memiliki kepribadian dua. 2. Tegor -> si tukang 3. Ali -> pemalu dan 4. Siska -> berhati baik dan sifat pemberani alur atau plot -- Campuran Latar -- Di sekolah Tunas Bangsa Tema -- persahabatan
Toate drepturile rezervate
#382
david
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • RIMBA MERUN
  • Zeya transmigration (On going)
  • Hi, Pak Dosen!
  • School 2024
  • Me and The Magic Weapon
  • Alan & Alia
  • ALINA QUEEN DEVEREUX
  • My secret love
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]

Di sebuah dusun terpencil, tersembunyi di jantung hutan tropis Lampung, berdiri sebuah sekolah bernama Rimba Merun. Di sanalah Bu Mar, seorang guru tua dari kota menempuh perjalanan puluhan kilometer setiap hari demi sekolah ini tak di tutup. Bersama dua guru lainnya, ia mengajar segelintir anak dusun yang miskin dan sederhana. Murid-muridnya mayoritas berasal dari keluarga tak mampu. Di dusun itu, kebanyakan orang tak berpendidikan, hidup dari buruh kelapa sawit, dan pertanian seadanya. Sekolah dianggap sia-sia. Namun, para guru tak menyerah begitu saja dalam mendobrak lingkaran setan. Lalu datanglah ancaman. Perusahaan konglomerat sawit mengklaim bahwa tanah sekolah dan hutan di sekitarnya, termasuk dusun Rimba Merun, masuk dalam wilayah konsesi mereka. Pabrik itu akan menggusur tanah mereka. Bu Mar dan guru lainnya tidak tinggal diam. Bersama murid dan sebagian warga yang mulai sadar dan berani, mereka membangun perlawanan. Namun perjuangan tidak mudah. Di tengah tekanan ekonomi, masyarakat terpecah dan merasa tak mampu karena yang mereka hadapi adalah koorporasi raksasa, sedangkan mereka, hanya orang miskin yang punya tanah dengan status warisan turun temurun. Ini adalah kisah tentang sekolah kecil di tengah hutan, tentang harapan guru-guru yang tak berhenti percaya menyalakan api pendidikan, tentang anak-anak yang tak berhenti bermimpi, dan potret masyarakat pedalaman yang bertahan hidup ditengah gempuran ekoonomi. Jika sekolah dan dusun itu hilang, bukan hanya bangunannya yang lenyap, tetapi juga seluruh mimpi mereka.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut