PENJAGA LANGIT YANG ABADI

PENJAGA LANGIT YANG ABADI

  • WpView
    Reads 1,801
  • WpVote
    Votes 203
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 9, 2026
Bukan lapak BxB ya .... "Kau begitu indah langit, pantas saja ayah ku ingin semua anaknya menjadi seperti beliau, agar kami tau betapa indahnya dirimu dan juga betapa menyeramkannya kamu di saat badai menerpa mu." ucap Baskara sembari menutup mata menikmati setiap tiupan angin yang berhembus sore itu. Langit yang terlihat indah saja bisa menghilangkan seseorang yang amat sangat berharga bagi 2 orang pemuda yang sekarang hanya mentap miris pada langit. Pratama Baskara Januandra adalah satu dari beberapa orang lainnya yang senang menjaga langit hingga enggan untuk kembali... if you like this story tolong tinggalkan jejak ya kawan!
All Rights Reserved
#665
norenmin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • BINTANG AKSENA (End) ✓
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • Egois
  • the truth
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines