anak manapun pasti tidak menginginkan orang tuanya berpisah,sama hal nya dengan Galih , Galih tidak menginginkan kedua orang tuanya berpisah namun takdir berkata lain.menjadi anak yang tumbuh dalam keluarga broken home tidaklah mudah .Banyak hal yang harus dihadapi sendiri,tanpa punya tempat untuk berlindung.Galih adalah seorang anak yang mempunyai hati yang kuat dalam menjalani kehidupan yang tidak sempurna itu, keluarganya berpisah saat umur Galih 4 tahun, pada saat itu Galih masih belum mengerti apa artinya itu keluarga namun sejak beranjak dewasa iapun paham dalam hal ini, sekarang ia tinggal bersama ibu dan ayah tirinya , disinilah kahancuran batin pun muncul dia tidak beruntung dalam hal keluarga tetapi dia beruntung memiliki hati dan mental yang kuat. dan inilah kisah galih pun di ceritakan. dia memiliki ibu yang baik akan tetapi dia memiliki Ayah tiri yang buruk, sering berkata kasar,semena mena ,galih sekarang berumur 18 tahun , dan menurutku diumur seperti ini adalah dimana kita butuh support dari orang tua namun Galih tidak merasakannya yang dia rasakan hanya kesedihan, kesunyian dirumah bagaikan penjara, selalu di kekang , dan karena itu Galih pun tidak suka untuk pulang kerumah dia lebih bahagia di luar daripada di rumah , memang Galih tidak beruntung dalam hal keluarga namun dia beruntung dalam hal pertemanan ,memiliki teman yang baik selalu ada disaat sedih . ia pun sesekali berpikir ingin sekali kabur dari rumah tetapi dia masih memiliki ibu yang dia sayangi, dia harus bisa bahagiain ibunya, yang ada di benatnya sekarang adalah gimana cara untuk membahagiakan ibunya .seperti inilah kisah Galih