Because I Love You, That's it.

Because I Love You, That's it.

  • WpView
    Reads 768
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2023
"Kenapa sih mas, mas masih baik sama aku?" tanya Mahalini menatap Nuca dengan mata yang sembab karena menangis "Padahal aku jahat banget sama mas, dari awal pernikahan bahkan" ucap Mahalini dengan nada tertawa, seolah menertawakan dirinya sendiri. "Dan sampai detik ini pun, akan semua yang udah aku lakuin. Mas masih bertahan sama aku" "Sama istri yang jauh dari kata baik ini" Mahalini menunduk sembari menghapus air mata yang jatuh. "Karena.." "Saya sayang sama kamu" jawab Nuca yang enggan menatap Mahalini dan hanya menatap kosong pemandangan di depannya. "Tapi, itu alasan kenapa saya menikahi kamu kan Lin?" "Bukan alasan untuk kita tetap bersama kan?" Lanjut Nuca dengan senyum miring lalu menatap Mahalini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Until I Found You [END]
  • MENIKAH DENGANMU (END)
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Biarkan Senja Ini Lebih Lama Lagi
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Setelah Menikah
  • Dear Imamku
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • ROYAL MARRIAGE
  • PAMIT (END)

Dihamilin sama mantan? Si mantan udah punya tunangan pula!! "Saya akan menikahi kamu." "Lalu bagaimana dengan istri anda?" "Kita akan menikah siri." *** Di setiap malam Leila selalu menggaungkan akan kerinduannya terhadap kekasih masa kecilnya yang ia tinggalkan begitu saja usai badai menerjang keluarga kecilnya. Namun, tepat ketika perpisahan mereka menginjak tahun ke-14 mereka kembali dipertemukan dengan keadaan berbeda. Kekasih masa kecilnya, orang yang dulu selalu mengutarakan janji bahwa hanya Leila yang senantiasa terukir di hatinya, tidak akan pernah ada perempuan lain menyingkirkan nama Leila di hatinya, nyatanya di depan mata Leila sendiri, mereka berpelukan seraya membicarakan masa depan mereka. Seolah belum cukup dengan kekisruhan dalam keluarganya di masa lalu serta mendapat fakta bahwa kekasih masa kecilnya yang tidak pernah hengkang dari hati dan pikirannya, semesta menggoreskan kembali luka yang belum sempat mendapat obatnya. Tepat di malam setelah gala premiere film dari novelnya, dirinya menghabiskan malam panas yang tidak pernah sekalipun hadir dalam benaknya bersama kekasih masa kecilnya. Menyatukan mereka yang sempat berpisah belasan tahun lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines