We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Invisible Is Lover

Invisible Is Lover

  • WpView
    Reads 1,206
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"gue hantu." "Hahaha!! Lo? Hantu?" Penuh perkataan pada richele. Diri nya merasa bahwa Indra penglihatan tajam sudah berada dalam diri nya. "Gue mau Lo tinggalin rumah ini." Hal itu dapat membuat richele terganggu dengan perkataan itu. Akibat koma yang dialami hantu tampan itu. Sudah tak ada lagi sisa sisa ingatan pada hantu tampan itu. "Sean. Gimana kalau gue panggil Lo Sean." Awalan pertemuan manusia gadis bernama richele dan juga hantu tampan itu berupa harmonis dari perdebatan kecil, dan masalah yang tak bisa dicapai. Richele sampai jengah mendengar tuturan kata 'pergi. Dari laki itu yang hampir setiap hari. "Jangan pergi." Kata itu kembali dari diri nya di saat di sela sela hari hari mereka yang mau bucin tanpa sebab, bertengkar dengan masalah sepele. Penglihatan kembali di musnah kan ketika richele mengetahui sosok hantu tampan bernama Sean itu belum meninggal. Bagaimana sosok hantu tampan bernama Sean itu akan kembali keasal tubuh nya. Lanjut dalam cerita kisah #INVISIBLE IS LOVER. @RADEN KHALLAP. RAKHA. @RICHELE. CHELE. @ATTHA.
(CC) Attribution-ShareAlike
#12
atta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Ex or New? [REVISI]
  • DIA PERGI?!
  • My Secret Guardian (Tamat)
  • QUEEN KEIRA
  • DANADYAKSA
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Arsyilazka
  • I Love My Little Sister

"Anak hebat Ayah, kalau sudah besar mau jadi apa?" Suara itu masih terngiang di kepala Syela, lembut dan penuh kasih sayang. Malam itu, ia masih berusia enam tahun, duduk di pangkuan ayahnya yang selalu wangi dengan aroma buku dan kopi. "Dokter, Ayah. Supaya Syela bisa menyembuhkan orang-orang dan membantu banyak orang," jawabnya dengan penuh semangat. Ayahnya tertawa kecil, mengusap kepalanya dengan penuh kebanggaan. "Syela janji ya, suatu hari nanti akan jadi dokter hebat? Ayah janji akan selalu menuntun langkah Syela sampai impian itu terwujud." "Iya, Ayah! Syela janji! Terima kasih, Ayah. Syela sayang Ayah, sampai kapanpun." Janji itu terdengar begitu nyata, seolah hanya terjadi kemarin. Tapi kini, bertahun-tahun setelahnya, Syela hanya bisa menatap kosong ke langit-langit kamar. Ayah tidak lagi di sini. Janji itu, yang dulu terdengar seperti kepastian, kini hanya tinggal kenangan yang menggantung di dara. Syela menarik napas panjang, meremas ujung selimutnya. Sudah bertahun-tahun sejak ia kehilangan sosok yang paling ia cintai. Tapi luka itu tak pernah benar-benar sembuh. "Mana janji Ayah yang akan menuntun langkah Syela?" baca selengkap nya ya! @ssabrinena @syelas.story

More details
WpActionLinkContent Guidelines