Story cover for Sweet Love Triangle by onneZero
Sweet Love Triangle
  • WpView
    OKUNANLAR 126,840
  • WpVote
    Oylar 9,967
  • WpPart
    Bölümler 22
  • WpView
    OKUNANLAR 126,840
  • WpVote
    Oylar 9,967
  • WpPart
    Bölümler 22
Devam ediyor, İlk yayınlanma Şub 11, 2022
Yetişkin
Haechan hanya seorang pemuda biasa. Si polos yang Renjun bilang menjurus ke bodoh. Tidak terlalu introvert tapi dia lebih senang menghabiskan waktunya di dalam kamar di banding mengenal dunia luar


Tidak pernah mengenal cinta atau bahkan menyukai seseorang, keluarga apalagi teman-temannya sangat menjaga otak bersih Haechan dari segala hal buruk di luar sana terutama tentang cinta

Tapi sayangnya itu hanya bertahan ketika masa remajanya di sekolah menengah berakhir, ketika dirinya memasuki dunia perkuliahan. Haechan harus di buat bingung dan kelabakan dari 2 senior kembar yang selalu mengejar-ngejar dirinya

Haechan takut, dia selalu ketakutan kalau berpapasan dengan 2 senior kembar itu. Dan teman-temannya memanfaatkan ini, mereka mengajarkan Haechan untuk selalu berlari dari kejaran 2 senior kembar itu kalau tubuhnya ingin tetap utuh

Haechan, si anak mama yang awam dengan dunia luar selalu menuruti semua perkataan temannya. Tapi mereka tidak pernah tau, kalau si senior kembar itu malah semakin terobsesi untuk mendapatkan Haechan




***

bxb lapak
kalau suka silahkan baca
kalau tidak lebih baik tinggalkan


Markhyuck area !!
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Sweet Love Triangle kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ineffable_Silhouette tarafından yazılmış Reverse adlı hikaye
128 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin
"Bisakah kau berhenti membuatku semakin jatuh padamu?" "Tidak akan. Bahkan semesta telah menuntunmu agar terjatuh padaku. Untuk apa aku melawan takdir?" *** Berawal dari kesalahpahaman "panas" yang tidak sengaja tercipta di salah satu ranjang ruang kesehatan sekolah. Sebagai pemimpin Eclipse, Haechan sama sekali tidak mampu mengelak dari hukuman yang dibebankan kepadanya. Namun dari sekian keputusan yang ada. Mengapa pula Haechan harus menjalaninya bersama Mark; yang notabenenya adalah pemimpin Godlike, sekaligus musuh bebuyutannya sendiri sejak usia bocah? Haechan kesal. Sangat. Tapi Haechan sama sekali tidak memungkiri, bila beribu-ribu detik yang ia lalui bersama Mark setelahnya, seakan mampu menggugah segala misteri yang mengganjal di benaknya. Sungguh. Apa ini? Debaran apa ini? Kenapa Haechan merasa tidak asing dengan segala sentuhan Mark kepadanya? Dan semua ciuman memabukan ini... Ugh... Sial. Sejak kapan... Mark secandu ini? ### [MarkHyuck ft. NoMin, JiChen, Renjun's Fanfiction] (NCT. 7Dream. AU. BL. Mature R21+. Complete.) ### Highest Ranking: #1 ~ MaHae (2022/02/10) #1 ~ MarkHaechan (2022/03/11) #1 ~ Ongoing (2022/03/19) #1 ~ MarkHyuk (2022/03/21) #1 ~ MarkChan (2022/05/29) #1 ~ 7Dream (2022/06/04) #1 ~ ChenJi (2022/11/13) #1 ~ Psikologi (2022/11/17) #1 ~ NoMin (2022/12/03) #1 ~ ChenSung (2022/12/16) #1 ~ AlternativeUniverse (2023/09/26) #2 ~ Mpreg (2023/01/12) #3 ~ Haechan (2022/11/11) #3 ~ Mark (2023/12/18) #3 ~ AU (2024/03/06) #4 ~ BoysLove (2022/12/05) #4 ~ NCT (2023/01/13) #4 ~ NCTDREAM (2023/12/22) #8 ~ MarkHyuck (2022/04/02) #11 ~ Plotwist (2023/12/11) #12 ~ Complete (2023/09/27) #22 ~ Friendship (2022/10/14) #24 ~ JenJaem (2022/04/29) #40 ~ BxB (2023/04/16)
nengmimpi_dunianya tarafından yazılmış Deadly Obsession | HH adlı hikaye
50 bölüm Tamamlanmış Hikaye
[2nd Haechan Harem Universe] Lee Haechan-seorang pria yang terkenal dengan sifat tengil di kampus. Namun, di balik sikap tengilnya, ia juga menjadi salah satu mahasiswa laki-laki yang paling disukai karena wajah manis dan kulit sawo matangnya. Fakultas Teknik menjadi pilihan hatinya. "Mending ambil Fakultas Teknik aja. Lebih gampang." - Lee Haechan. Namun, masa-masa menyenangkan di bangku kuliah itu tidak bertahan lama. Pertemuannya dengan The Jung Siblings menjadi awal dari mimpi buruk bagi Haechan. Kenapa? Obsesi, posesif, dan protektif-mereka semua gila! Mereka akan melakukan apa saja demi mendapatkan Lee Haechan. "Pilihanmu hanya dua: ya, atau harus." - Mark Jung. "Setiap napasmu adalah milikku, begitu juga setiap langkah yang kau ambil." - Jeno Jung. "Ride or die?" - Jaemin Jung. "Kau bisa lari, tapi tidak akan pernah lepas dari pandanganku." - Jisung Jung. Bukan hanya The Jung Siblings, Haechan juga menjadi incaran dua pria lain yang masih memiliki hubungan keluarga dengan mereka. "Sepertinya, kau cocok menjerit kesakitan di bawahku." - Huang Renjun. "Berurusan dengannya berarti berurusan dengan kami." - Zhong Chenle. Apa yang akan Haechan lakukan? Bisakah ia terus berlari dan menghindari mereka? ⚠️DISCLAIMER⚠️ ❗️Kisah ini mengandungi kata-kata kasar, adegan 18+. ❗️Jika anda masih dibawah umur, diharapkan anda jangan membaca terlebih dahulu. Jika sudah valid, baru bisa. ❗️JANGAN SALPAK! ⚠️DILARANG MEMPLAGIAT⚠️ START: 9/03/2025 END: 2025
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
Je t'aime |Noren |Nomin| cover
Hyung🔞 || Chenji/Jichen (END)✔️ cover
Terjebak dalam Tubuh Huang Renjun ft. NCT DREAM✓ cover
Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2  cover
Reverse cover
Deadly Obsession | HH cover
LUMIÈRE [Slow Up] cover
태양 { JaeHyuck } ✓ End cover
CONTRAST | MarkHyuck cover
crazy, you guys are crazy cover

Je t'aime |Noren |Nomin|

41 bölüm Devam ediyor Yetişkin

Disclaimers ⚠️ • Cerita ini dibuat berdasarkan ide yang dimiliki author • Menggunakan visualisasi seseorang untuk jalannya cerita • Fanfaction dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan real life • menyinggung serta menggambarkan adegan dewasa juga bahasa yang kurang sopan (Harap maklum) • Bagi readers silahkan tinggalkan jejak seperti vote, comment no silent readers ya! #Noren #Nomin 💕💕 "Nana tolong ampuni, sungguh aku tak bermaksud menyakiti dirimu, tetapi Renjun hanya memiliki aku, dia sendirian Na" Lee Jeno Brang "Lalu, bagaimana denganku?" Na Jaemin "Kau punya segalanya Na Jaemin, kau punya dunia yang berada di telapak tanganmu, sedangkan gadis itu di injak oleh dunia" Lee Jeno "Jeno, ini tidak akan berhasil, kita akhiri saja" Huang Renjun "Aku tidak mau, Ren" Lee Jeno