Nuna, saranghae! | Na Jae Min

Nuna, saranghae! | Na Jae Min

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 22, 2022
"Kak, aku suka sama kakak!" Sebuah pernyataan yang berhasil membuat Aletta tertegun mendengarnya. Dari bibir sebuah anak laki-laki berseragam putih abu-abu, pernyataan cinta yang tak pernah Aletta sangka sebelumnya berhasil mengubah hidupnya. Sedangkan bagi Jeremy, pernyataan cinta yang ia ucapkan barusan bukanlah pernyataan cinta seorang anak SMA. Butuh waktu yang lama serta pertimbangan yang berat untuk Jeremy ambil sebelum akhirnya anak laki-laki itu berani menyatakan cinta pada Aletta. Perjalanan cinta Aletta yang rumit. Pernyataan cinta Jeremy yang mengejutkan. Sebuah perpaduan aneh nan asing bagi Aletta juga Jeremy. Bagaimana Aletta menyikapi pernyataan cinta Jeremy? Bagaimana pula Jeremy bersikap di depan Aletta setelah pernyataan cintanya? Nuna, saranghae! Written by fungxrlll, April 2022.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • Eccedentesiast (JaemYang) ✔
  • 🔞Be My Love For Today (Nomin) (Completed)
  • RIVAL | Jeno Jaemin ✔ end
  • Ineffable |Ataksia; What If| °HaeSelle°
  • Destiny Our Love || Jaemin✔️
  • MAMPU✓
  • INEFFABLE | Na Jaemin✔
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • Anonymous Girl's | ✔️

Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines