Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
devil in disguise.

devil in disguise.

  • WpView
    LECTURAS 1,414
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 7, 2022
WpInfo
Ficción
Fantasía
Mata hitam-nya menangkap sosok seorang Gadis muda di ujung jalan, yang membuat bibirnya menyunggingkan senyum kecil. Tawa kecil terdengar dijalan itu. Demi kepuasan, kekayaan, kecantikan, reputasi, status, saya dapat menggunakan semuanya, dan saya juga dapat membuangnya dengan mudah! untuk kepuasan, rasa takut tidak bisa menghentikan saya, Aku akan terus maju tanpa henti! untuk kepuasan, kemalasan tidak akan menghentikan saya, saya tidak akan pernah mengendur bahkan untuk sesaat! untuk kepuasan, rasa sakit tidak dapat menghentikan saya, Dewa dan Iblis tidak dapat menghentikan saya, bahkan langit dan bumi tidak dapat menghentikan saya! Saat ia menegaskan keyakinannya, mata hitam menakutkan-nya tampak terbakar dengan Api setan merah. Ho-ho-ho. Menyipitkan mata, dia sudah mengunci target-nya kali ini. Hanya Tuhan, Diri nya, dan Iblis lah yang tau apa yang direcanakan otak kejam nya kali ini. Tampilan mengerikan. Iblis menyerupai Manusia, telah merencanakan jalan nya!.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Salwa, Gadis tanpa Kegagalan
  • "Dewa dari Bawah"
  • Legendaris Mate
  • 𝐓𝐑𝐀𝐏𝐏𝐄𝐃 || 𝐎𝐆
  • (TAMAT)(18+) KEMBANG DESA
  • Pangeran Kegelapan
  • The Love Still in Your Eyes (Dark Romance, Angst Story).

21+ Yang puasa boleh diskip. 😂 Setelah semakin melotot kaget karena ada yang menempelinya, Salwa mendorong kuat tubuh di depannya tapi gagal. Mundur pun tak bisa karena posisinya yang sudah mentok ke dinding beton pagar, hingga akhirnya memilih pasrah memejamkan mata untuk beberapa lama. Elvis sudah merasakan kemarahan Salwa. Ah, aura marahnya karena dipeluk kemarin saja masih kentara, kenapa juga harus ada insiden ini? Namun, pria itu tetap memilih resiko tersebut atau jika bahkan gadis itu akan membunuhnya nanti. Dari pada harus ketahuan kelompok Black Wolf yang tadi sempat mengejarnya. Bukan hanya dia yang mati tapi juga Salwa. Ini adalah pilihan terbaik menurutnya, justru Elvis telah menyelamatkan gadis itu dan Salwa harus terima kasih untuk insiden ini. 'Ah, bodohlah! Pikirkan itu nanti!' Seiring waktu suara di sekitar mereka mereda. Baroon berhasil mengarahkan kelompok Black wolf menjauhi area itu. "Huft!" Elvis menarik tubuhnya dan kembali berdiri tegak, lalu membuang napas kasar karena lega. Tanpa ia sadari, wajah gadis di hadapannya sudah merah padam. 'PLAK!' sebuah tamparan keras mendarat di pipi pria berkulit putih yang dipanggil Tuan olehnya. Seketika tangan Elvis memegangi pipi karena merasa sakit. Namun, belum juga hilang rasa nyeri di pipi, tendangan keras mengenai tulang keringnya hingga ia terduduk dan mengaduh. "Dasar pria mesum! Pria cabul, kurang ajar!" Mata gadis yang dipenuhi kaca-kaca itu sudah kembali ngos-ngosan karena marah. Setelah sekian lama menahan tidak berkelahi, akhirnya kekuatannya tersalurkan juga. Apa Elvis lupa bahwa dirinya pelatih silat di pesantren? Salwa berdiri tegak menatap Elvis yang kesakitan dengan perasaan benci dan jijik. .

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido