BUIH
  • WpView
    LECTURAS 81
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 1, 2022
Hallo Air, aku Buih. Aku tak sedih meski samudera memeluk ku dengan pedih. Kau jangan takut Air. Samudera tak seburuk itu. Ia sedang menjelma jalang yang kau patuhi itu. Ia tak lagi berseteru dengan takdir pilu. Ia sedang tumbuh bermetamorfosis, menjauh dari titik dan koma. Ia bukan lagi spasi di ruang tunggu yang dingin dan kau tak pernah ingin. Ia berdampingan denganku, tak lagi tanda petik satu sendirian. Aku tau kau memang jauh dari kata pendirian. Kemarin kau hanya gubuk reot tempat ku berteduh sambil menyeduh teh. Tanganku kedinginan tapi kau tak pernah mau menggenggam. Tak apa, aku mengerti segalanya.
Todos los derechos reservados
#628
emosi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JINGGA
  • Andai bisa
  • Nestapa [END]
  • »The Love Behind Secrets!
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • yang kupeluk dalam tenang
  • Secret Admirer : Untukmu Yang Tak Tahu
  • Merayakan Perpisahan [Segera Terbit]
  • Aksara Tak Bertuan
JINGGA

"Jingga..." "Iya," "Kata orang hidup itu seperti kopi, kamu harus benar-benar merasakan pahitnya dulu di seruput pertama. Sedikit demi sedikit. Manis itu akan kamu temukan sendiri setelah kamu mengerti, bahwa setelah pahit akan selalu ada manis. Bukankah komposisinya dibuat dengan kopi dan gula ? Maka hidup selalu ada komposisi tangis dan tawa" *** Sebagian kisah tercipta pada dia yang kedatangannya tidak pernah kau minta. Maka, Akan ada kelak satu orang manusia yang setelah dia datang dan membuatmu jatuh hati dengan tulus, maka ketika dia pergi, kepergiannya adalah perjalanan panjang untukmu mengenang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido