SCENERY

SCENERY

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 19, 2022
Seorang wanita yang hidup tanpa seorang ayah dan ibu yang mengalami gangguan jiwa sejak kematian adiknya. Namun, semangatnya yang tak pernah hilang membuat hidupnya semakin banyak warna. Ia yang suka tantangan membuatnya menjadi kepala batu saat menghadapi segala penghalang yang hampir menggoyahkannya. Dia suka membaca di kala hujan dan mencari ide untuk lukisannya. Banyak yang tak tahu tentangnya, namun ia banyak tahu apa yang ada di sekitarnya. Panggil saja dia Zella.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Harapan dan Kenyataan
  • Si Buta & Si Bisu
  • I Can Hear Your Voice
  • Lilin di tengah hujan [END]
  • Cigarettes After Sad
  • playlist (completed)
  • Dibawah Langit yang Sama
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Broken Soul

Edith adalah seorang mahasiswa yang menjalani kehidupan sehari-harinya dengan penuh tantangan. Merasa kesepian di tengah kesibukan kuliah, ia memutuskan untuk mencoba aplikasi pertemanan. Di sanalah ia bertemu Jihan, mahasiswi lain yang memiliki latar belakang yang serupa. Keduanya mulai berbagi cerita tentang masalah keluarga dan hubungan mereka, membangun koneksi yang mendalam meski hanya lewat layar ponsel. Seiring waktu, kedekatan mereka tumbuh. Jihan sering menceritakan kesedihannya, terutama tentang keluarganya yang tidak memahami pilihannya untuk kuliah. Sementara Edith juga berbagi beban emosionalnya, mencari dukungan di tengah tekanan akademik. Suatu hari, Jihan harus dirawat di rumah sakit akibat penyakit yang tidak terduga. Dalam keadaan rentan tersebut, Jihan mengungkapkan perasaannya kepada Edith, dan mereka pun memutuskan untuk berpacaran. Awalnya, hubungan mereka tampak sempurna, dipenuhi cinta dan harapan. Namun, seiring berjalannya waktu, Jihan mulai berubah. Ia menjadi lebih tertutup dan sering mengabaikan Edith. Edith merasa bingung dan sakit hati melihat perubahan sikap Jihan. Mereka sering bertengkar, dan komunikasi yang dulunya lancar kini terhambat. Edith berusaha keras untuk mempertahankan hubungan mereka, tetapi Jihan tampak semakin menjauh. Di tengah ketidakpastian ini, Edith harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hubungan yang dulunya penuh harapan kini berakhir dengan kesedihan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines