Story cover for ARCHERZHAN by eevcqn
ARCHERZHAN
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Feb 13, 2022
[Boleh follow dulu sebelum membaca. Supaya simbiosis mutualisme.]

-Fiksi ini aku ciptakan untuk kamu yang tengah berjuang untuk mimpi. Ataupun untuk damai.-

Setelah dibukanya Jurusan Bahasa di SMA Fushio, Cheara Archelia semakin bersemangat untuk bersekolah. Impiannya menjadi penulis seperti Ibunya ada di depan mata. Bukannya mendapat dukungan, gadis itu malah mendapat amukan dan cercaan dari sang Ayah yang menyuruhnya masuk jurusan IPA dan mengikuti jejak Kakaknya.  


Sedangkan Erzhan Brigaduga adalah siswa SMA Fushio tahun terakhir yang menjadi tulang punggung keluarganya. Erzhan berharap ia mampu keluar dari belenggu bibi dan sepupunya yang kejam. 

Ini bukan kisah antara ketua geng motor, bukan pula kisah antara mafia. Ini hanya sepenggal kisah tentang Arche yang ingin meraih mimpi dan Erzhan yang ingin bersekolah dengan tenang.


"Iya. Gue tahu, lo tersiksa gara-gara bokap gue. Lo kehilangan nyokap lo. Tapi apa lo lupa?" 

"Lupa apa?" 

"Di saat yang sama, gue juga harus kehilangan kedua orang tua gue secara bersamaan." 

© 2022, 21th February by Evannjh. All Rights Reserved.
All Rights Reserved
Sign up to add ARCHERZHAN to your library and receive updates
or
#399teenromance
Content Guidelines
You may also like
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
The Symphony of Gema by Adliaekmhrdk
75 parts Complete
"Nggak boleh ada orang lain yang nyakitin Lo selain gue. Cuma gue yang berhak buat Lo nangis. Dan cuma gue yang berhak buat Lo menderita!" -Gema Gemintang- "Biarin Nada menang, ya, Gema. Satu kali aja." -Nada Arsellyna- "Gue cinta sama dia, tapi gue nggak mau merubah hubungan kita, dan egoisnya gue nggak mau dia bersama orang lain." -Melody Ranaya- *** Takdir yang mempertemukan mereka, dan takdir pula yang memisahkan mereka. Ini kisah Gema Gemintang. Siswa dengan wajah imut yang ia salah gunakan. Iya, Gema menjadi Buaya dengan memanfaatkan wajah imutnya. Walaupun Gema terkenal Buaya daratan, tapi perlu kalian tahu, sudah ada seseorang yang menjadi tahta tertinggi di hatinya. Tetapi bagaimana jadinya jika dia harus menjalin hubungan pertunangan dengan gadis yang bahkan tidak ia kenal, yang padahal di waktu itu sudah ada orang lain di hatinya. Lantas apa yang akan Gema lakukan nantinya? Menerima pertunangan konyol ini, atau bertahan dengan gadis yang dia sayangi? Semuanya memiliki historis sendiri dalam hidupnya, mereka menyembunyikan sesuatu yang nantinya akan berpengaruh terhadap hidup mereka kedepannya. Pada intinya semua tokoh di cerita ini adalah pembohong yang handal. ⚠️ WARNING ⚠️ - Cerita mengandung unsur kekerasan, kata-kata kasar. - Uwuphobia dilarang mendekat - Pembaca akan bingung menebak siapa tokoh utama wanita di sini #2 literasi [26/7/22] #1 nada [18/7/23] #4 literasi [26/4/22] #1 literasi [20/3/24] #8 baper [20/3/24]
Air Mata Elara  by yukipikaa
32 parts Ongoing
"Lingkungan ini sungguh toxic, Sya. Padahal ini SMP impian ku." -Elara Lovelya Evanzha- "Aku bakal terus nemenin kamu dan aku gak mau, El. Lihat kamu punya banyak trauma bullying karena aku tahu rasanya di-bully itu gimana." -Rasya Erga Arsyaka- Cerita ini asli karangan author, jika ada kesamaan itu ketidaksengajaan dan tidak bermaksud melanggar hak cipta. Dan plagiat silahkan pergi jauh ❗⚠️ Mohon maaf karena cerita ini sedikit disertai dengan Bahasa Jawa, dan juga ada kata-kata yang kasar, mohon pengertiannya. °°° Semua orang merasa bahagia ketika ia diterima di salah satu sekolah impian, akan tetapi itu menjadi hal yang berbalik bagi seorang gadis berambut kepang yang bernama Elara. Dia sama sekali tidak merasakan kebahagiaan apapun saat dia diterima di SMP impiannya, malah yang ia rasakan hanya sebuah kesengsaraan, kebohongan, penyiksaan, bahkan masa putih biru bagi Elara adalah jebakan neraka. Namun, itu berubah setidaknya 40% saat ia bertemu dengan seorang laki-laki tampan yang bernama Rasya, awalnya Elara tidak menyangka jika Rasya selalu baik dan menolongnya walaupun Rasya dikenal begitu cuek dan dingin, bahkan Rasya sering membela Elara saat gadis itu mengalami perundungan. Akankah Rasya bisa membuat Elara bertahan di dalam lingkungan penuh pembullyan yang tidak kenal ampun? °°° Semoga kalian enjoy dengan cerita ini and jangan lupa tinggalkan jejak seperti vote dan komen. Dan hargai penulis dengan cara tidak menjiplak karya nya. Start: 28-9-2024 Finish: - Note: Seluruh chapter sedang direvisi dan sebagian chapter alurnya akan diubah, jadi mohon dimaklumi jika kalian menemukan komentar yang tidak sesuai dengan isi ⚠️.
You may also like
Slide 1 of 10
Vericha Aflyn ✔️ cover
Let Me Love You Longer cover
ALDRIC [END] cover
The Symphony of Gema cover
When Love Became a Memory cover
The Story of Philosofia (Bluesy) cover
Kelas A [End] cover
Air Mata Elara  cover
GADIS (Lengkap belum revisi) cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover

Vericha Aflyn ✔️

58 parts Complete

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"