We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Guntur

Guntur

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Mas, saya mau pergi keluar sebentar" Gladis bergelayut manja di pergelangan tangan kekar itu, menunggu respon sang pujaan dengan penuh harap namun pria itu masih diam memainkan ponsel baru nya. "Mas?" "Hm" Pria berkulit sawo matang itu hanya menanggapi dengan berdengung membuat gladis mengerucutkan bibirnya kesal. "Sekalian gak usah pulang" Namun tanggapan itu bukan nya membuat gladis tersinggung tetapi malah membuat hatinya berbunga, bahkan sudut bibirnya sekarang naik keatas membentuk sebuah senyuman, gladis tahu jika suaminya ini sedang cemburu karena ia hendak menemui mantan pacarnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting For You [TAMAT]
  • Hello!! my Husband [END]
  • Arsyilazka
  • ANELKA CALVARY
  • Aksara Lingga
  • BarraKilla
  • Reborn In a Hug
  • MORALLESS
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • KEYNANDO™ ✔

Tidak sabaran, Nadir langsung saja mengajak Argi menjalin suatu hubungan; pacaran. Sialnya, ia ditolak, sebab bentuk tubuhnya yang bulat seperti bola, juga wajahnya yang penuh dengan jerawat seperti daun jambu yang Argi lihat di rumah temannya, dan lagi, kulit Nadir yang kusam sehingga ia terlihat dekil. Sakit hati, sudah pasti. Nadir pun berusaha keras untuk merubah dirinya. Bak ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu indah, itulah Nadir. Semua orang takjub akan perubahannya, tetapi tidak dengan Argi. Kali kedua Nadir mengajak Argi berpacaran, kali kedua pula ia ditolak. "Kamu pikir cantik aja cukup?" Nadir tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan. Ia sudah berusaha menurunkan berat badannya, serta merawat tubuh dan juga wajahnya. Argi masih mengatakan bahwa itu tidak cukup, padahal alasan ia di tolak sebelumnya ialah karena ia gendut dan jerawatan. Nadir tidak menyerah dan terus melakukan usaha untuk mendapatkan Argi, namun lagi-lagi pria itu tidak bisa mencintainya, hingga Nadira menyuruh ibunya untuk menjodohkannya dengan Argi di masa depan. Akankah perjodohan itu terjadi? Nadir terus menunggu. [ DILARANG MENJIPLAK CERITA INI! CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN PENULIS SENDIRI.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines