Serpihan Puisi Berdarah

Serpihan Puisi Berdarah

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2022
Luka adalah semestanya puisi Ketika luka itu ada, disaat yang sama pena mulai menggoreskan sajaknya. - Sapardi Djoko Damono (SDD) Dan di dalam gugusan puisi, sajak dan kutipan inilah semua luka itu akan sedikit terobati dengan goresan sajak-sajak bernanah serta serpihan puisi berdarah yang terpatri di dalam untaian kata-katanya dan abadi dalam karyanya. - S. Salsa Tantia (SST) By the way... #SalamAksara para pecinta sajak dan puisi dan selamat membaca. Mohon maaf jika ada kekurangan maupun kekeliruan bait-bait dalam karya-karya saya, karena ini pertamakalinya saya menulis puisi, sajak dan beberapa kutipan. Selamat membaca teman-teman dan semoga suka dengan karya-karya saya. Terimakasih sudah menyempatkan bertamu dan setia membaca tulisan-tulisan receh saya. - See you next time.
All Rights Reserved
#99
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • DIARY DAN DARA (√)
  • Segala Tentangmu ❝
  • Luka Lara Luna || END
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Ruang Hampa || Quotes ||
  • SAJAK & PUISI PATAH HATI

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines