GORESAN LUKA ( DIANA )

GORESAN LUKA ( DIANA )

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 23, 2022
Cerita ini mengisahkan seorang gadis yang berparas cantik dengan rambut berwarna merah, dia digemari oleh banyak cowo mulai dari cowok pintar sampai cowok yang terkenal dengan ke tampanan nya, itulah mengapa aku dijauhi oleh teman ku, di awal masuk emang terlihat biasa saja, aku seperti gadis pada umumnya yang mempunyai banyak teman di sekeliling ku, tapi pada akhirnya aku kesepian dan sendiri seperti sampah yang tidak berguna lagi. Warna kehidupan yang gelap kembali menjadi terang ketika masuk di masa kuliah, dia mempunyai seorang sahabat yang tau akan sifat Diana, namanya yaitu Nabila Putri. Nabila gadis yang rajin dan pintar, senyumannya yang membuat Diana merasa nyaman dengan nya, itu yang membuat seperti pelangi berada di depannya. Nabila gadis cantik dan pemalu ketika ada cowok dekat dengannya, kehidupan Nabila yang di penuhi suka duka sejak kedua orang tua nya meninggal kan selamanya, Nabila hanya di temani oleh neneknya di rumah yang sederhana itu yang membuat Nadia tau untuk melanjutkan perjalanan hidupnya. *Kalo ingin tau kelanjutannya seperti apa, dan apa aja yang di lewati oleh Nadia selama hidupnya, bacalah Goresan luka. Jadikan cerita ini menjadi teman tidur, ataupun saat kamu berkerja* terima atas dukungan comment and vote
Public Domain
#499
nabila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUMANTARA
  • The PRINCESS diaries 🎀 ( on going )
  • Ripples in the Riverside {BL} S1 ✅
  • DIANA
  • The One They Wanted
  • The Unplayed Song (GL)
  • DEVIAN [END]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
BUMANTARA

PLAK!!! Suara tamparan keras yang menghantam pipi seorang gadis yang tengah meringkuk di atas dinginnya lantai toilet. Gadis itu tak melawan, dia hanya diam sambil menatap nanar pada lantai, dia Naya Rivera. "ANJ**G! gak guna lo!" maki seorang siswi itu, sambil sesekali menendang tubuh gadis malang itu. "Maaf." ucap Naya itu dengan nada bergetar, hanya kata itu yang bisa dia ucapkan di balik rasa takutnya. Cih! Bukannya merasa kasihan, siswi itu malah semakin membabi buta dengan menarik keras rambut Naya, lalu mencengkram kuat-kuat rahang Naya. "Apa? maaf lo bilang?! Kata maap lo gak cukup buat nilai tugas gue jadi 100 tolol! Dasar anak pelac*r!" keras dan tidak tahu rasa terima kasih, itulah Rossalia Maharani. Menjadikan Naya sebagai budak untuk mengerjakan semua tugasnya. Naya memang terkenal akan sifat lugu serta kepintarannya, dan Rossa berpikir bahwa mengapa dia tidak memanfaatkan itu semua bukan? Tuntutan akan keluarga Rossa, yang menekan anaknya untuk menjadi yang paling utama dalam hal apapun, apalagi masalah prestasi di sekolahnya. Bagi Naya, sekolah ataupun rumah itu sama saja, iya sama saja tempat yang menyakitkan. Disaat orang lain merasakan rumah menjadi tempat ternyaman, namun itu tidak berlaku bagi Naya. Tamparan bahkan pukulan sudah menjadi bagian yang Naya dapatkan setiap harinya. Tak ada yang menyayanginya, tak ada yang mampu mengerti keadaannya, tak ada seorangpun. Ibu nya? Tidak, dia sama saja seperti orang lainnya. Teman? itu apa lagi, Naya sama sekali tidak mempunyai teman. "Mana ada orang yang mau berteman dengan orang udik seperti saya" pikiran itu yang selalu tertancap keras di pikirannya. Apakah Naya mampu melawan setiap kesedihan nya? Akankah Naya merasakan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines