Story cover for VALLIENT [On Going] by nazwaaeuw
VALLIENT [On Going]
  • WpView
    Leituras 596
  • WpVote
    Votos 114
  • WpPart
    Capítulos 23
  • WpView
    Leituras 596
  • WpVote
    Votos 114
  • WpPart
    Capítulos 23
Em andamento, Primeira publicação em fev 14, 2022
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!]

Vallient Esa Nugroho, merupakan most wanted yang terkenal di SMA Citra Bangsa akibat ketampananya yang tidak manusiawi. Bukan hanya kerena ketampananya saja yang membuatnya terkenal, tapi juga segudang prestasinya yang tidak main-main.

Tak ada yang tau jika Vallient akan dipertemukan dengan perempuan aneh bin ajaib, yang setiap hari selalu menggaggu dan mengintilinya.

Siapa lagi kalau bukan, Margeta Hawa Aldamian. Seseorang yang selalu mengganggunya disetiap saat, dengan mengungkapkan isi hatinya terang-terangan kepada Vallient.

Suatu saat, terdapat suatu tragedi dimana membuat keduanya sama-sama tersiksa. 

Apa tragedi itu? Apakah mereka berhasil melewati itu semua? Atau malah sebaliknya?

°°°°

Jangan pernah menyia-nyiakan, karena bisa jadi yang kamu sia-siakan itu akan menjadi berharga dikemudian hari.
-Margeta Hawa Aldamian

Mungkin benar kata orang, hargai selagi ada. Aku sekarang menyesal karena masih tidak bisa menghargainya sampai dia berada dihembusan nafas terakhir.
-Vallient Esa Nugroho 

°°°°°
start: 13 Feb 2022
finish: -


[update sesuai mood]


🚫DON'T COPY MY STORY!🚫

 *Semua murni dari imajinasi saya, jika ada kesamaan alur, nama tokoh, maupun lainya, semua terjadi karena ketidak sengajaan.


⚠️ Cerita ini membosankan di part awal, lanjutin aja dulu! 
      Lama-lama juga bakal seru.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar VALLIENT [On Going] à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#34bucinsma
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Forever mine, de AuroraSecretum
58 capítulos Em andamento
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
I'm Not Just a Figuran, de izza21_b
60 capítulos Em andamento
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
The Time cover
Leonard cover
Forever mine cover
RADEN cover
ENVELOVE cover
I'm Not Just a Figuran cover
The Villain's Favorite Chef cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
Little Prince  cover
EXTRAORDINARY Figuran cover

The Time

38 capítulos Em andamento

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.