Insouciant

Insouciant

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 16, 2022
Akara Valerie, gadis penderita hemofilia yang selalu diutamakan oleh keluarganya namun dalam waktu yang sama ia juga dinomorduakan. Keselamatannya selalu dijaga, tidak boleh terluka dari ujung kepala hingga ujung kaki. Bahkan untuk keluar rumah, supir dan bodyguard selalu ada disampingnya. Namun, setelah orang tuanya meninggal ia terlepas dari ketat sang ayah. dari yang awalnya homeschooling, pergi dengan bodyguard dan hanya berdiam diri di rumah, kini ia mulai membebaskan dirinya untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Namun, masalah baru datang menghampiri hidupnya. Amara sang kakak kembar, tiba - tiba membenci dirinya tanpa suatu alasan yang jelas. Sikap Amara berubah 180 derajat tepat setelah kedua orang tua mereka meninggal. Satu persatu kepingan puzzle tentang perubahan Amara ia temukan. Satu persatu masalah ia selesaikan dengan bantuan asisten ayahnya dan seorang teman yang tak sengaja ia kenal. Tapi, kejanggalan ia temukan saat tak sengaja menyenggol salah satu berkas penting dari ruang kerja ayahnya. Anehnya nama teman yang membantunya selama ini, tertera pada salah satu dokumen penting ayahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assassin Girl [ Editing ]
  • Flowers in My Hand
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Istri Mas Duda  [End]
  • Constellations From The Room
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)
  • Ruang yang Tak Pernah Jadi Rumah
  • DANADYAKSA

Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta. Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya. Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri. Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya. Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah. Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya. Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya. Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi. Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi. Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya. Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis. Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya. Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines