Menurut Shella, menjalani hubungan dengan dia yang ada di media sosial aka virtual, tidaklah mudah. Apalagi sosok yang bertaut dengannya modelan Jasta. Rasanya bernapas saja tidak tenang. Setiap saat, ketika makan, hendak tidur, hendak ke toilet, kepalanya selalu saja penuh dengan kekhawatiran takut Jasta menghianatinya diam diam. Namun jauh dari kekhawatiran itu, Shella selalu tak dapat menyampaikannya dengan baik. Dia takut Jasta risih jika Shella khawatir, dan malah berbalik pergi. Bahkan setelah bagaimana seringnya lelaki itu melanggar janji untuk menemuinya persis seperti seseorang yang menghindar, Shella masih bisa bilang tidak apa apa.
"Shel, aku datang Shel. Maaf terlambat."
Bahkan Shella, akan kembali mewajarinya. Karena Jasta, seseorang paling berharga yang pernah ia miliki.
[Brothership]
[Re-birth]
[Not bl]
Singkatnya tentang Ersya dan kehidupan keduanya. Terdengar mustahil tapi ini lah yang dialami oleh Ersya. Hidup kembali di masa lalu dalam raga yang sama. Mengulang masa lalu dan berniat mengubah masa depan. Ersya seperti diberi kesempatan untuk memperbaiki hidupnya.
Ersya tak ingin kejadian di kehidupan pertamanya akan terulang kembali. Kehidupan bersama tiga abangnya dan juga daddynya beserta istri baru daddynya. Tak lupa dengan anak wanita itu yang akan menjadi bungsu baru Leonard. Menggantikan posisinya.
Kisah Ersya yang berusaha menerima anggota baru di keluarganya. Ia akan seperti abangnya yang tak menolak kehadiran mereka. Itu pun jika Ersya tidak ingin bernasib sama dengan kehidupan pertamanya.
Ersya yang berniat posesif pada adik barunya sama seperti abang-abangnya, sepertinya tak akan terjadi. Karena di kehidupan keduanya ini semua berbanding terbalik. Dimana bungsu baru yang menggantikan posisinya itu tiba-tiba posesif juga padanya. Seakan-akan posisi bungsu di keluarga Leonard tak tergantikan.
Yang dulunya ia merasa semua sifat posesif abangnya dan daddynya akan berpaling ke bungsu baru itu, dan membuat dirinya tak terima dan berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan.
Kini di kehidupan kedua, Ersya merasa tak kehilangan sifat abang-abangnya yang posesif padanya, malahan bertambah satu.
Cerita ini bersifat fiktif belaka. Apabila ada kesamaan alur ataupun nama tokoh, itu hanya sebuah kebetulan semata. Karena cerita ini murni dari saya sendiri.
cover : Pinterest.