FROM MATCHING TO LOVE EACH OTHER

FROM MATCHING TO LOVE EACH OTHER

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 3, 2022
Apa?!" "Nikah...?" "Mama sama Papa udah gila?!" "Ini kan zaman modern, sekarang ini bukan lagi zamannya siti Nurbaya yang seenak nya aja dijodohin" kesal gue penuh emosi yang duduk di ruang tamu bersama keluarga. "lya, kamu harus mau! Lagi pula gak ada salahnya kan? Biar kamu gak bandel lagi" jawab Rani Mama gue. "Aku gak mau, lagian aku kan masih kelas 3 SMA! Bentar lagi kan mau lulus" bentak gue kepada kedua orang tua gue. Pengen tau kelanjutan nya, langsung baca kuyyy Jangan lupa tinggalin jejak like and comment.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • AKU DAN KAMU CINTA ♡
  • DIA ADALAH NAJA
  • AILAH(END)✅
  • SENIOR SAYANG {SELESAI✅}
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Become Baby Boy✓
  • dimana janji tersebut
  • sraddah (on going)
  • 27 FEBRUARI

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines